History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Peralatan Mesin Panel Belum Masuk ITA? Menteri Ekonomi : Tidak Akan Begitu Saja Melepaskannya

  • 13 December, 2014
  • Editor
Peralatan Mesin Panel Belum Masuk ITA?  Menteri Ekonomi : Tidak Akan Begitu Saja Melepaskannya

   50 lebih organisasi ekonomi dunia berkumpul pembahasan Information Technology Agreement (ITA) di Jenewa. Terhadap hal ini, Menteri Ekonomi, Teng Zheng-zhong tanggal 12 menyampaikan, pihak Taiwan berupaya meraih keuntungan senilai USD88 milyar, terkait dengan papan panel dan beberapa peralatan mesin lainnya akan terus diupayakan, tidak akan dengan mudah menyerah, tetapi juga harus mempertimbangkan keseimbangannya.

   Harian Finansial Amerika Serikat melaporkan, karena Taiwan dan Korea Selatan mengajukan protes atas belum dimasukkannya produk panel LCD dalam pembahasan ITA, sementara Daratan Tiongkok bersikeras tidak mundur, sehingga pembahasan terkait produk yang memiliki nilai dagang USD1 trilliun terpaksa harus dibekukan. Legislator dari partai Uni Solidaritas Taiwan (TSU) meragukan, pemerintah Taiwan bermaksud untuk mengalah, membuang kesempatan dibahasnya produk panel dan peralatan mesin dalam ITA, selain itu meminta pemerintah apabila tidak mendapatkan bebas pajak bagi produk panel dan peralatan mesin, maka tidak menandatangani ITA.

   Terhadap hal ini, Menteri Ekonomi, Teng Zheng-zhong ketika diinterpelasi oleh legislator TSU, Yeh Jin-lin (葉津鈴) menyampaikan, negosiasi masih berjalan, masih ada kemungkinan bisa berubah, Taiwan pasti akan mengupayakan memperoleh keuntungan yang paling besar, saat ini keuntungan tyang elah berhasil diraih mencapai USD88 milyar, dan masih akan terus berupaya keras untuk produk yang belum dimasukkan. Teng Zheng-zhong menyampai, akan terus berupaya, tetapi ia juga mengemukakan, kadang-kadang juga harus mempertimbangkan keseimbangan, yang telah berhasil diraih keuntungan besar, tentu tidak akan melepaskan upaya untuk meraih barang yang kita inginkan.

   Selain itu terkait kasus Ting Hsin Group yang akan melepaskan saham Taipei 101 pada group perusahaan Malaysia IOI, Yeh Jin-lin meminta Perdana Menteri Mao Chi-guo memutuskan transaksi ini. Mao Chi-guo menyampaikan, ia telah mengingatkan kementerian keuangan dan kementerian ekonomi, untuk hal ini selain akan diselesaikan penjualan aset komersialnya, untuk keuntungan publik, citra masyarakat juga harus diperhatikan, semuanya akan diamati dan menjadi pertimbangan untuk penyelesaiannya, juga akan memasukan pemikiran masyarakat umum.

Komentar

Terbarumore