(Taiwan-ROC) Presiden ROC Ma Ying-jeou tanggal 12 Desember menyampaikan, berbuat amal tidak perlu gembar gembor, harus rendah hati, menjadi teladan yang baik baru dapat menjalar dan mempengaruhi banyak orang, dapat memberikan citra kebaikan, demikianlah yang disampaikan Presiden Ma ketika menerima kunjungan dari delegasi tokoh teladan 2014 di kantor kepresidenan, belaiu menyampaikan berbuat amal merupakan perbuatan berbagi, berbagi waktu dan semangat merupakan tanggung jawab dari sukarelawan; berbagi kekayaan dengan memberikan sumbangan dana, berbagi kesehatan diri dengan menyumbang darah, berbagi kehidupan dengan menyumbangkan organ tubuh, dan terakhir menyumbangkan seluruh tubuh agar para pelajar kedokteran dan para medis dapat menggunakan untuk kepentingan terkait, semuanya adalah tindakan berbagi. Presiden Ma mengemukakan, membangun filsafah bersama membuat hidup ini semakin berarti.
Kepala negara menyampaikan, banyak warga Taiwan yang menyumbangkan darah dan tidak sedikit yang menyumbangkan uang, tidak hanya bagi bencana ledakan gas Kaohsiung, bahkan gempa dashyat Jepang tahun 2011, Taiwan juga menyumbangkan NTD6 milyar lebih, melebihi sumbangan yang diberikan negara lainnya. sekarang ini hubungan Taiwan dan Jepang sangat baik, sampai tahun kemarin, ada rombongan dari Jepang yang langsung mengelar spanduk terima kasih pada Taiwan begitu mereka menginjakkan kakinya di Taiwan, hal yang tidak pernah terlihat sebelumnya. Ini memperlihatkan cinta kasih Taiwan melintasi dunia, membuat orang terharu, demikian lanjutnya.
Pemimpin negara mengemukakan, mengapa setelah beliau menjabat sebagai presiden, ada 140 negara atau wilayah yang memberikan fasilitas bebas visa bagi warga Taiwan? Mengapa sudah begitu lama sebelum beliau menjabat hanya ada 54 negara atau wilayah, begitu beliau jadi presiden dalam waktu singkat bertambah 86 negara? Ini semua berkaitan erat dengan kualitas nasional negara, kualitas nasional baik, orang lain tidak merasa khawatir, dan menghormati ROC.
Presiden Ma menyampaikan, sumbangan uang, bantuan sukarelawan nasional, sepertinya sudah terlihat di mata luar, sebenarnya imbas dari kekuatan lunak ROC sangat berharga. Lebih lanjut pres Ma menyebutkan, berbakti dan berbuat amal tidak boleh ditunda, lebih cepat berbakti akan lebih baik, sedangkan berbuat amal harus cepat, pada waktu dan tempat yang tepat, dengan demikian baru dapat membantu orang yang memerlukan bantuan. Kasih sayang merupakan harta yang paling penting, merupakan kekuatan lunak penting Taiwan.