Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok untuk Amerika, Shen Lyu-shun ketika menerima wawancara dari media Amerika Serikat menyampaikan, Presiden AS Barrack Obama berharap Daratan Tiongkok membiarkan Taiwan untuk lebih bisa mendapatkan martabat di kancah internasional, dan lebih menjunjung demokrasi Taiwan, pihak AS mempertahankan kepentingan Taiwan tanpa dipengaruhi dengan pertemuan Obama dan Xi Jin-pyn.
Dalam majalah internet “National Interest, tanggal 9 Desember memuat laporan video wawancara Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok untuk Amerika, Shen Lyu-shun, Shen membicarakan perkembangan hubungan ekonomi perdagangan Taiwan dan AS setelah pertemuan Obama dan Xi, serta kebutuhan keamanan nasional Taiwan.
Dalam laporan singkat yang disampaikan Shen Lyu-shun mengenai 2 kali pertemuan Obama dan pemimpin Daratan Tiongkok Xi Jin-pyn menyebutkan, pada waktu itu terkait hubungan antar selat Taiwan, yang disebutkan Obama adalah “martabat”, pihak AS memberitahukan Daratan Tiongkok seharusnya membiarkan agar Taiwan dapat lebih bermartabat dalam kancah internasional.
Terkait perkataan “menghormati” dari Obama, Shen menyampaikan, pihak AS mencoba untuk memberi tahu Beijing untuk lebih menghormati pendapat, sikap dan masa depan serta demokrasi masyarakat Taiwan. kepentingan Taiwan tidak dipengaruhi oleh pertemuan Obama dan Xi, untuk menghormati dan martabat Obama menyatakan terima kasih.
Setelah pertemuan Obama dan Xi, dalam jumpa press Obama menyampaikan, Amerika Serikat mendukung kemajuan antar selat Taiwan dengan dasar martabat dan hormat, mengarah pada pembentukan hubungan, menekan ketegangan dan mempromosikan perkembangan yang stabil.
Sementara itu Kementerian Perdagangan Amerika Serikat tanggal 9 Desember mengumumkan data statistik terbaru yang memperlihatkan, selama 10 bulan tahun ini, nilai perdagangan Taiwan dan Amerika Serikta melampaui USD56,4 milyar, menempati posisi ke 10 dalam urutan mitra dagang Amerika Serikat.
Biro Sensus dan Statistik di bawah Kementerian Perdagangan AS mengumumkan data terbaru yang menampilkan, untuk 10 bulan pertama tahun ini jumlah kumulatif perdagangan ekspor-impor barang antara Taiwan dan AS telah mencapai USD56,4 milyar, meningkat 7,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dan dari 224 mitra dagang AS, Taiwan berada di urutan ke 10.
Dari data statistik menunjukkan, untuk ekspor AS ke Taiwan mencapai nilai USD22,269 milyar, angka ini naik 6,6% dibandingkan periode yang sama tahun kemarin, sedangakan untuk impor Taiwan ke AS sebesar USD34,152 milyar, atau naik 7,4% dibandingkan tahun lalu. Selisih ekspor – impor Taiwan terhadapa AS selama 10 bulan pertama tahun ini sebesar USD11,883 milyar, meningkat 8,9% dari tahun sebelumnya.
Dalam data statistik kementerian perdagangan AS terlihat, Daratan Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar kedua bagi AS dengan nilai perdagangan kumulatif untuk 10 bulan pertama tahun ini mencapai USD483,6 milyar, untuk ekspor AS ke Daratan Tiongkok saja sudah USD99,603 milyar, lebih banyak 4,47 kali lipat dari Taiwan, angka ini tidak seberapa jika dilihat luas Daratan Tiongkok sebesar 265 kali lipat Taiwan dan jumlah penduduknya 58 lipat dari jumlah penduduk Taiwan.