(Taiwan-ROC) Dalam upacara serah terima jabatan perdana menteri di Yuan Eksekutif hari ini tanggal 8 Desember, Perdana Menteri baru, Mao Chi-guo menyampaikan, demi menjaga kestabilan jalannya pemerintahan negara, demi memberikan pelayanan bagi masyarakat, agar tidak ada jeda waktu, ini yang ia pertimbangkan sehingga memutuskan mengambil alih tugas yang diberikan Presiden Ma Ying-jeou.
Mao Chi-guo menyampaikan, sebagai pegawai negeri, ia telah berkali-kali menghadapi tugas beresiko, untungnya setiap kali dapat mengatasi kesulitan; tetapi tantangan kali ini jauh dari resiko tantangan yang pernah dihadapi sebelumnnya, saat menerima tugas berat ini ia merasa sangat takut, tetapi seorang insinyur harus menghadapi tantangan masalah dan harus mencari cara untuk menyelesaikannya.
Mao Chi-guo mengemukakan : saya sebagai orang yang berlatar belakang insinyur, saat menghadapi kesulitan, tidak menutup mata dan memilih menghindar. Sudah seharusnya menghadapi masalah yang ada, dan mencari cara terbaik untuk memecahkannya.
Mao Chi-guo menyampaikan, beberapa waktu ini tantangan datang bertubi-tubi, tim Yuan Eksekutif dibawah pimpinan perdana menteri Jiang Yih-hua masih tetap bertahan, dimasa mendatang dengan dasar yang telah dibangun mantan Jiang Yih-hua, dengan lebih mendalami kebutuhan generasi era internet, membentuk kerja sama lintas genterasi dan membantu generasi muda mewujudkan impiannya.
Mao menyampaikan, tim Yuan Eksekutif akan menggunakan tindakan yang efektif “Mencari jalan keluar bagi kaum muda, mencari sandaran bagi kaum tua, mencari peluang bagi pebisnis dan menyediakan lingkungan hidup yang menghormati kaum rentan”
Wakil Presiden Wu Den-yih dalam upacara serah terima juga menyampaikan, pengalaman Mao Chi-guo sangat banyak, ia yakin Mao bisa menjadi pemimpin yang baik, membawa instansi-instansi yuan eksekutif untuk bergabung dengan pemerintah pusat, pemerintah setempat dan mendapat dukungan dari Yuan Legislatif sebagai kunci untuk meraih prestasi yang baik, memenuhi harapan masyarakat.