(Taiwan – ROC) Majalah Nasional Geographic Traveler edisi bulan Desember memuat laporan 20 obyek wisata terbaik dunia dimana Taiwan juga masuk dalam daftar. Majalah pariwisata ini menyebutkan, Taiwan memiliki kota berteknologi tinggi, namun juga ada suku-suku aborigin dengan kebudayaan yang beragam dan yang paling penting lagi adalah Taiwan dapat dikatakan sebagai surga makanan lezat
Nasional Geographic Traveler memilih obyek wisata terbaik dunia tahun 2015 di mana Korsika, Tanako-Jepang, Oklahoma-Amerika Serikat, Tunisia, Hyderabad-India, Taiwan dan tempat lainnya sebanyak 20 obyek wisata dalam daftar ini
Pada bagian memperkenalkan Taiwan, Nasional Geographic Traveler beranggapan, Di saat Daratan Tiongkok semakin lama semakin besar, polusi udaranya juga semakin lama semakin parah, berkebalikan dengan Taiwan yang semakin bersih; di saat Daratan Tiongkok mengendalikan pengunaan jaringan internet, Taiwan malah memberikan fasilitas Wifi gratis; ketika Daratan Tiongkok mengabaikan kaum minoritas masyarakatnya, Taiwah malah memperkenalkan kembali bahasa-bahasa suku aboriginnya di sekolah-sekolah yang ada; Dalam Indeks kinerja lingkungan global (Environmental Performance Index/EPI) yang menilai 178 negara di dunia, Taiwan berada dalam urutan 50 besar, sedangkan Daratan Tiongkok hanya menempati urutan ke 118.
Taiwan yang tidak saja berkebalikan dengan Daratan Tiongkok, Taiwan juga memiliki kota dengan teknologi tinggi dan keragaman budaya suku aborigin, dalam 10 tahun terakhir, produk buatan Taiwan yang tadinya sebagai produk dengan kualitas rendah menjadi produk kebanggaan.
Nasional Geographic Traveler membeberkan, gedung mejulang di kota Taipei dengan kepadatan penduduk 7 juta orang sedang dalam tahap perencanaan menjadi kota design dunia pada tahun 2016 mendatang, mulai tahun 2015 bangunan baru juga akan bermunculan, dengan arsitek ternama termasuk Rem Koolhaas yang mendesign Taipei Performing Arts Center.
Yang paling penting lagi adalah, Taiwan terkenal dengan surga makanan, demikianlah yang dikatakan seorang penulis blog makanan, pelancong yang datang ke Taipei tidak perlu sarapan di hotel, melainkan nikmasi makanan pagi yang dijajakan di pinggir jalan, sudah pasti dapat menikmati berbagai kudapan nikmat yang berbeda dari biasanya, yang menjadi tantangan besar di Taipei adalah bagaimana bisa menjadi lapar.