History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Walikota Taipei Terpilih Ko Wen-je: Hasil pemilu menampilkan tekad warga menuntut kemajuan dan perubahan

  • 01 December, 2014
  • Editor
Walikota Taipei Terpilih Ko Wen-je: Hasil pemilu menampilkan tekad warga menuntut kemajuan dan perubahan
Walikota Taipei Terpilih Ko Wen-je menerima wawancara

Hasil pemilihan umum Walikota Taipei yang diselenggarakan secara bersamaan dengan pemilu 9 in 1 pada hari Sabtu (29/11) menampilkan tekad warga Taipei menuntut kemajuan dan perubahan, demikian ditegaskan Walikota Taipei Terpilih Ko Wen-je (柯文哲) ketika menerima wawancara pada hari Senin (1/12).

Ko We-je, seorang calon independen, meraih kemenangan besar dalam pemilu Walikota Taipei dengan memperoleh 853.983 suara, yaitu 57,16% dari suara total. Oponen utamanya, yaitu Sean Lien Sheng-wen (連勝文) dari partai berkuasa Kuomintang (KMT) hanya mendapatkan 40,82%, yaitu 609.932 suara.

Ko mengutarakan, kemenangannya bukan konsekuens dari “gejala Ko Wen-je,” melainkan suatu cermin ketidakpuasan jangka panjang dalam hati setiap warga Taipei, maka fokus saat ini bukan pada kemenangan atau kekalahan, karena kalau pihak yang menang tidak menampilkan prestasi baik, kekalahan juga pasti akan diderita dalam pemilu berikutnya.

Ko menganalisi, serangkaian insiden yang terjadi sebelum hari pemilu, termasuk kontroversi atas minyak makan bermasalah dari Perusahaan Ting Hsin serta komentar bahwa Ko adalah keturunan bangsawan, adalah faktor utama yang mengakibatkan banyak anggota KMT tidak lagi mendukung KMT.

Tapi Ko beranggapan, kekuatan KMT tidak selemah yang dibayangkan, kekalahannya dalam pemilu kali ini hanya menunjukkan bahwa KMT sedang bernasib buruk, maka partai oposisi Partai Progresif Demokratik (DPP) seharusnya tidak terlalu bergembira.

Berbicara tentang administrasi Kota Taipei di masa depan, Ko We-je mengatakan, dia sudah mulai membicarakan dengan tim kampanyenya perihal daftar anggota pemerintahnya dan berbagai kebijaksanaan yang akan dipromosikan setelah dia resmi dilantik sebagai Walikota.

Kelak, tutur Ko, saluran komunikasi antara pemerintah dan rakyat akan dilancarkan, agar segala masalah, meski masalah kecil, akan bisa ditangani secara seksama.

Ko juga berpendapat, pertentangan politik antara KMT dan DPP akan menjadi semakin sengit dalam dua hingga tiga tahun mendatang, namun dia berharap Kota Taipei bisa menjadi suatu daerah non-pertentangan dan bisa maju untuk melampaui prestasi Singapura dalam delapan tahun kedepan.

Komentar

Terbarumore