(Taiwan-ROC) – Hari Sabtu tanggal 29 November merupakan hari pelaksanaan pemilu “9 in 1” di Taiwan. Dalam hari pemilu ini, tampak masing-masing ketua partai KMt dan DPP memberikan suaranya dalam pemilu yang memiliki persaingan cukup sengit kali ini. Ketua umum partai KMT Ma Ying-jeou beserta dengan walikota Taipei Hao Loong-bin secara bersamaan mendatangi tempat pemungutan suara atau TPS yang berada di kawasan Mucha. Sementara ketua umum partai DPP Tsai Ying-wen ditemani oleh kandidat walikota New Taipei City, You Hsih-khun mendatangi tempat pemungutan suara di kawasan Yonghe untuk memberikan suaranya.
Selaku ketua umum partai KMT, Ma Ying-jeou kembali pulang ke rumah lamanya di kawasan Mucha untuk memberikan suaranya. Ma tampak lega usai memberikan suaranya dan melakukan pemilihan suara seperti peraturan yang ditetapkan oleh KPU terkait. Hal ini dimaksudkan untuk tidak membocorkan surat suara yang telah ditandai oleh Ma Ying-jeou kepada para wartawan yang berada di sekitar bilik pemilihan suara.
Presiden Ma saat ditanya wartawan mengenai rasa percaya untuk menang dalam pemilu kali ini, tidak memberikan jawaban apapun dan meninggalkan para wartawan tanpa membalas pertanyaan yang diajukan oleh media.
Sementara itu ketua umum partai DPP, Tsai Ying-wen pada pagi hari mendatangi wilayah Changhwa terlebih dahulu untuk menemani kandidat Bupati Changhwa Wei Min-gu memberikan suara. Selanjutnya segera berangkat kembali pulang ke Taipei untuk memberikan suaranya sendiri. Tsai Ying-wen kepada pihak media menyatakan kepercayaan dirinya akan kemenangan partai DPP dalam pemilu kali ini.
Selain itu, Perdsana Menteri Jiang Yu-hwa tepat pada pukul 8 pagi, dengan ditemani oleh ajudannya, menaiki sepeda menuju tempat pemungutan suara dan kemudian ikut berbaris dengan masyarakat setempat guna mendapatkan surat suaranya.
Mantan ketua umum partai DPP, Su Cheng-chang setelah memberikan suaranya mengatakan bahwa dirinya melihat banyak masyarakat yang pulang kampung dengan menaiki kereta api super cepat THSR guna ikut serta memberikan suaranya dalam pemilu kali ini, dimana mayoritas adalah generasi muda. Su berpendapat, hal ini merupakan sebuah langkah awal yang baik untuk masa depan Taiwan sendiri.