History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ekpor, Daya Beli Dan Investasi Menguat, Kuartal IV Tahun Lalu Membaik

  • 28 January, 2014
  • Editor

Direktorat Jenderal Anggaran, Akutansi dan Statistik (DGBAS) hari ini (28) melansir pertumbuhan ekonomi (PDB) kuartal IV, 2013 kira-kira berada di angka 2,92%, jumlah PDB riil mencapai NT$ 4,647 biliun dimana angka ini lebih tinggi dari perkiraan awal dan termasuk tertinggi selama 1 tahun, sehingga pertumbuhan PDB tahunan direvisi keatas mencapai 2,19%.

DGBAS menututurkan, dibawah memulihnya iklim ekonomi global, nilai ekspor, daya beli dan investasi kita lebih baik dari prediksi. Salah satunya, komoditi ekspor fokus pada produk elektronik, mesin dan plastik. Sedangkan daya beli konsumen didukung karena index pasar bursa sangat mendukung, gaji riil juga menunjukan ada kenaikan. Didukung oleh melemahnya mata uang Yen Jepang, disertai promosi harga jual mobil sehingga penjualanpun meningkat. Dengan adanya dukungan aspek rill tersebut, memanasnya penjualan produk elektronik maka pengusaha industri Semikonduktor mulai menambah nilai investasinya.

DGBAS menyampaikan, sebelumnya lembaga prediksi internasinoal optimis kalau paruh tahun kedua iklim ekonomi akan membaik namun sampai kuartal III tidak terlihat sehingga diundur hingga kuartal IV dan berita gembiranya adalah di Q4 jauh lebih baik dari prediksi.

Pejabat senior DBGAS Méi Jiā yuàn (梅家瑗) menyampaikan : Ini tanda pemulihan yang lebih jelas, karena ini berhubungan dengan iklim ekonomi dunia, lembaga prediksi internasional mulai perlahan-lahan menyebutkan pemulihan untuk menggambarkan beberapa indikator di kuartal IV. Namun mengenai penjelasan terkait, iklim ekonomi saat ini lebih dalam kondisi “pemulihan dan resiko tetap bersamaan” yaitu, kekuatan setiap indikator ekonomi global semakin kuat, namun ketidakpastian masih cukup tinggi.

DGBAS menyebutkan, resiko global termasuk waktu dan dampak penarikan pelonggaran finansial (QE) Amerika Serikat, masalah inflasi di Eropa menjadi pendorong suku bunga riil naik, ini bukan aspek pendukung dan membuat resiko deflasi semakin tinggi, di bulan April ini Jepang akan memberlakukan pajak konsumsi yang akan menyebabkan konsumen akan lebih konservatif. Selain itu, Daratan Tiongkok akan terus melakukan reformasi struktur sehingga akan mengorbankan beberapa angka pertumbuhan ekonomi. Sedangkan aspek yang tidak menguntungkan bagi Taiwan adalah saingan industri antar selat akan semakin ketat.

Komentar

Terbarumore