(Taiwan, ROC) - Rabu ini (26) Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) dan Universitas Negeri Taiwan (NTU) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang intinya NTU akan membantu pemerintah dalam membangun mekanisme pengelolaan keamanan pangan nasional, termasuk memberikan evaluasi resiko, teknologi uji coba serta mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) terkait, bersama-sama untuk menjadi pusat pengawasan keamanan pangan nasional.
Dalam upacara penandatanganan yang dilakukan oleh Menteri MOHW Chiang Been-huang (蔣丙煌) dan Rektor NTU Yang Pan-chyr (楊泮池), menteri menyampaikan, pasca masalah keamanan pangan di Taiwan meletus, pemerintah telah melakukan revisi undang-undang keamanan pangan, mendalami kebijakan terkait, dengan harapan diselesaikan setahap demi setahap, namun dibalik semua kebijakan itu membutuhkan pengetahuan khusus dan dukungan SDM, terutama evaluasi resiko masih harus diperkuat, dalam UU diataur harus ada badan penguji ketiga, oleh karena itu MOHW dan NTU menandatangani nota kesepahaman ini, dengan harapan melalui kerjasama dengan dunia akademis membantu pemerintah untuk mengawasi implementasi keamanan pangan, pemerintah pasti akan memberikan dukungan dana dan otoritas publik yang dibutuhkan.
Menteri Chiang menyampaikan : Fungsional kebijakan kelembagaan pemerintah secara kesuluruhannya bergerak tapi untuk pelaksanaanya masih membutuhkan pengetahuan, teknologi dan pengujian, kemampuan untuk pembuktian jadi penopangnya, masih ada SDM sehingga dibutuhkan kerjasama dengan dunia akdemis, dimana hal itu adalah sebagai pelengkap.
Rektor NTU Yang menuturkan, masalah keamanan pangan telah menimbulkan keresahan di masyarakat, dari dunia akademis, NTU tidak bisa berpaku tangan saja. Ia menyampaikan, NTU sejak awal sudah ada Pusat Keamanan Pangan, untuk kedepannya akan diupgrade setingkat urusan yang lebih tinggi, yaitu diawasi langsung oleh Wakil Rektor Chen Liang-gee (陳良基) dan dimasukan dalam mata kuliah, menciptakan evaluasi resiko, mekanisme peraturan, kemampuan uji coba dan verifikasi sebagai tanggung jawab kepada pemerintah dan masyarakat.