(Taiwan-ROC) – Jalinan hubungan antara Taiwan dan Jepang terus mengalami perbaikan dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal ini juga telah membuat jumlah turis mengalami kenaikan mencapai 4 juta orang pada tahun 2014. Salah satu alasan kenaikan jumlah turis Jepang ini juga disebabkan karena adanya program kerjasama yang diterapkan oleh Kementrian Perhubungan, dengan mengambil tajuk rel kereta api Taiwan dan Jepang, menjadi program rel kereta api saudara. Terlebih-lebih jika melihat sejarah perkembangan rel kereta api Taiwan dan Jepang yang cukup lama, terdapat 32 stasiun kereta api yang memiliki nama yang sama di antara kedua belah pihak. Adapun ke 32 stasiun kereta api yang memiliki nama yang sama, di antaranya Shungshan, Panchiao, Taoyuan, Fugang, Chingshui, Dali, Rueihuei, Cheshan, Kuanshan, Hengshan dan lain sebagainya.
Guna memperbesar daya tarik stasiun tersebut, maka Departemen Pariwisata Biro Kereta Api pada bulan Maret tahun ini mengumumkan kegiatan bagi para wisatawan Jepang, dengan syarat memiliki nama yang sama dengan ke 32 nama stasiun kereta api yang ada di Taiwan, maka dapat menikmati kegiatan “Sehari menjadi kepala stasiun”. Kegiatan yang dimulai sejak bulan September telah menarik minat sebanyak dua ribuan peserta, dan dari semua pendaftar, dipilih sebanyak 32 orang. Ke 32 turis yang terpilih tersebut, dipimpin oleh duta besar pariwisata Taiwan yakni Sachiko Kobayashi, dan berkunjung ke Taiwan pada tanggal 24 November dan mengikuti kegiatan selama 4 hari 3 malam.