Komite Ulasan Keamanan dan Ekonomi Daratan Tiongkok dan Amerika Serikat (US-China Economic and Security Review Commission,USCC) tanggal 20 waktu setempat mengumumkan laporan tahunan yang menegaskan, kongress seharusnya mendesak instansi administratif untuk meningkatkan fekwensi dan tingkatan posisi kunjungan pejabat Amerika ke Taiwan, dan menyediakan persenjataan defensive bagi Taiwan.
USCC pada bagian Taiwan dalam laporan menyarankan kongress seharusnya mengarahkan instansi administrative mengijinkan dan mendorong pejabat untuk berkunjung ke Taiwan ; bersamaan dengan itu meningkatkan jumlah kunjungan ke Taiwan guna mempromosikan bisnis, ilmu pengetahuan dan teknologi, sipil dan pertukaran militer.
Dalam laporan tahunan USCC juga menyebutkan, modernisasi militer tentara rakyat Daratan Tiongkok berjalan cepat, merubah keseimbangan kekuasaan regional, bagi pihak AS dan sekutunya, dilihat dari perkembangan Daratan Tiongkok hingga tahun 2020, tentara rakyat akan memiliki sekitar 60 kapal selam baru berikut dengan kapal induk perang ke dua serta 600 pesawat terbang. Selain itu, akurasi balistik dan rudal kendali milik tentara rakyat sudah mencapai tahap matang, mendominasi konflik regional serta mengancam pangkalan militer Asia Pacifik AS.
Ketua Komisi, Dennis Shea menyampaikan, mereka sudah bertahun-tahun ini memberi dukungan bagi Taiwan untuk memperkuat kemiliterannya guna memenuhi keperluan keamanan, laporan tidak membahas kategori-kategori proyek persenjataan, tetapi kekuatan militer laut Taiwan terlihat jelas terus mengarah pada pihak Daratan Tiongkok. Ketika ditanyakan mengenai kapal selam buatan Taiwan, Angota komite lainnya, Larry Wortzel mengemukakan, dalam sidang pertahanan internasional, Taiwan dan Amerika membahasnya, pihak AS sudah mempersiapkan dengan baik, Yuan Legislatif Taiwan juga telah menyetujui anggaran untuk ini, untuk waktu 5-7 tahun mendatang akan mengembangkan pembuatan 4 kapal selam.