History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma Ying Jeou : Membekukan Perjanjian Ekonomi Antar Selat Berpengaruh Buruk Keikutsertaan Taiwan Dalam Organisasi Region

  • 21 November, 2014
  • Editor
Presiden Ma Ying Jeou : Membekukan Perjanjian Ekonomi Antar Selat Berpengaruh Buruk Keikutsertaan Taiwan Dalam Organisasi Region

   (Taiwan-ROC) Presiden ROC, Ma Ying-jeou hari ini (21/11) kembali menyampaikan kekhawatiran atas ditandatanganinya Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara Daratan Tiongkok dan Korea Selatan ketika menemui Deputi Asisten Sekretaris Biro Urusan Ekonomi dan Bisnis, Departemen Luar Negeri AS, Kurt Tong. Taiwan 4 tahun lalu menandatangani Perjanjian Kerangka Kerja Sama Ekonomi Antar Selat (ECFA), tetapi ini hanya untuk daftar panen awal, sementara FTA Daratan Tiongkok dan Korea Selatan mencakup perdagangan barang dan jasa, Korea Selatan dalam sekejab sudah dapat melampaui upaya keras Taiwan selama ini.

   Kepala Negara menyampaikan, perjanjian perdagangan jasa antar selat Taiwan sudah tertahan satu setengah tahun di Yuan Legislatif, diboikot terus menerus oleh partai oposisi, merugikan daya saing Taiwan dalam kancah internasional, menghalangi kesempatan emas yang ada.

   Pemimpin negara menegaskan, Taiwan selalu berharap dapat berpartisipasi dalam Kemitraan Trans Pasifik (TPP) dan Kemitraan Ekonomi Konprehensif Regional (RCEP), dimana salah satu pemeran pentingnya adalah Daratan Tiongkok, apabila Taiwan membekukan perjanjian ekonomi antar selat, hal ini sangat merugikan Taiwan dalam upaya bergabung dengan organsasi ekonomi regional.

   Presiden Ma Ying-jeou mengatakan : negara lain yang melihat situasi seperti ini pastiakan mengatakan, anda yang menandatangani perjanjian dengan mitra dagang paling besar saja bisa melanggar janji, jadi untuk apa kami menandatangani perjanjian dengan anda? Hal ini besar pengaruhnya bagi kita.   

   Presiden Ma mengemukakan, AS dan negara lainnya kembali menginggatkan Taiwan harus membuka pasar, melonggarkan peraturan baru dapat memenuhi persyaratan bergabung dalam TPP, untuk itu pemerintah dengan agresif mempromosikan zona percontohan ekonomi bebas berharap agar dapat melangkah masuk dalam perdagangan bebas. Pres Ma juga menyampaikan, FTA Daratan Tiongkok dan Korea Selatan sudah selesai dibicarakan, hal ini semakin mendesak Taiwan untuk bergabung dengan organisasi ekonomi regional, beliau sangat prihatin apabila Taiwan memberikan kesan tidak peduli dengan langkah kaki internasional, dunia juga tidak akan menunggu Taiwan.

Komentar

Terbarumore