(Taiwan, ROC) Perdana Menteri (PM) Republik Tiongkok Jiang Yi-hua (江宜樺) menyampaikan, sebagai anak orang Keelung, ia menyaksikan perkembangan pelabuhan Keelung, juga melihat karena transformasi kargo global mengakibatkan urutan di pelabuhan internasional terus merosot, sehingga ia mencoba untuk mencari cara agar pelabuhan Keelung dapat kembali berkembang.
Ia menuturkan, 10 hari yang lalu ia melontarkan gagasan relokasi Pangkalan Angkatan Laut dan segera memanggil Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pertahanan untuk berkoordinasi, dalam waktu tidak lebih dari 1 jam memutuskan relokasi dimana wilayah pangkalan AL akan masuk dalam progam penataan kota dengan harapan dapat menyediakan lapangan kerja dan mengembangkan kota.
Ia juga menyampaikan, Kementerian Perhubungan (MOTC) berencana 2015 dan 2016 menuntaskan perencanaan dan melaporkan kepada Yuan Eksekutif dan relokasi dimulai 2017 dengan jangka waktu 3 tahun sehingga tuntas 2019 namun ia meminta Kemehub dapat menyingkat waktu, sehingga relokasi dapat tuntas dalam waktu 1 tahun lebih.
Jiang menyampaikan : secara khusus saya meminta Kemehub untuk menyingkatkan waktu, saya yakin asalkan semua pihak berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikannya mungkin hanya 1 tahun lebih sudah tuntas, sehingga Keelung dapat lebih awal 1 hari, 1 tahun menuju ke arah wajah pelabuhan yang baru.
Ia sangat berterima kasih atas kerjasama Kemenhub dan Kemenhan, ujarnya, warga Keelung pasti akan mengingat hari ini. Jiang berjanji 10 tahun kemudian saat kembali bertemu dengan warga Keelung pasti akan melihat kota Keelung yang berbeda dengan hari ini, menciptakan kembali kemasyuran kota pelabuhan.