History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wakil Menlu: Taiwan dan Jepang akan tukar pendapat dulu perihal impor produk pertanian Fukushima

  • 17 November, 2014
  • Editor
Wakil Menlu: Taiwan dan Jepang akan tukar pendapat dulu perihal impor produk pertanian Fukushima
Wakil Menteri Luar Negeri Andrew Kao Jen-chuan

Apakah produk pertanian dari Fukushima, Jepang, akan diizinkan untuk diimpor ke Taiwan, akan menjadi salah satu topik penukaran pendapat dan tidak akan secara resmi dibicarakan dalam Konperensi Ekonomi Taiwan-Jepang.

Wakil Menteri Luar Negeri Andrew Kao Jen-chuan (高振群) mengemukakan hal tersebut ketika menghadiri sidang interpelasi Yuan Legislatif pada hari Senin (17/11), merespon kesangsian legislator partai oposisi Partai Progresif Demokratik (DPP) Tsai Huang-lang.

Tsai mengutarakan, kebijaksanaan merestriksi impor produk makanan Taiwan yang diadopsi pemerintah Jepang setelah terjadinya kontroversi minyak makan bermasalah di Taiwan, telah menimbulkan dampak serius terhadap industri makanan Taiwan.

Sementara itu, lanjut Tsai, dalam rapat persiapan Konperensi Ekonomi Taiwan-Jepang pada akhir Oktober, pihak Jepang meminta Taiwan mengizinkan impor produk pertanian dari Fukushima, lokasi terjadinya pembocoran radiasi nuklir pasca gempa dahsyat 11 Maret, 2011.

Kedua hal tersebut membuat Tsai mempertanyakan, apakah isu impor produk pertanian dari Fukushima akan menjadi salah satu topik yang dibicarakan dalam Konperensi Ekonomi Taiwan-Jepang, yang dijadwalkan digelar hari Rabu (19/11) dan Kamis (20/11) ini.

Perihal kesangsian ini, Wakil Menteri Kao menegaskan, telah disusun rapat pertukaran pendapat atas masalah impor produk pertanian Fukushima, dan pemerintah telah menetapkan “keamanan” sebagai prinsip yang akan ditaati, tapi yang bisa dipastikan, isu tersebut tidak akan secara resmi dibicarakan sebelum informasi lebih lengkap selesai dihimpun.

Sementara itu, mengenai restriksi Jepang terhadap impor produk makanan Taiwan pasca kontroversi minyak makan bermasalah, Kao menguraikan, pemerintah telah mengirim informasi bersangkutan kepada pihak Jepang dan akan berusaha secepatnya membicarakan isu ini agar restriksi bersangkutan bisa dihapuskan.

Komentar

Terbarumore