History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemerintah Bersedia Membentuk Mekanisme Pengawasan Perjanjian Perdagangan Jasa Wapres : Solusi Permintaan Pelajar

  • 28 March, 2014
  • Editor
Pemerintah Bersedia Membentuk Mekanisme Pengawasan Perjanjian Perdagangan Jasa   Wapres : Solusi Permintaan Pelajar
Wapres ROC Wu Dun Yih

   Unjuk rasa perjanjian perdagangan jasa masih terus berlangsung, bahkan tanggal 30 Maret nanti akan mengadakan demo di area lapangan istana presiden, jalan Ketagalan. Wakil Presiden Wu Dun-yih saat diwawancarai ketika menghadiri kegiatan penandatanganan“Taipei Internasional Design” tanggal 28 menyampaikan, masyarakat dapat menyampaikan ide dan pendapatnya, asalkan mengajukan permohonan berdasarkan peraturan yang berlaku.
   Wu Dun-yih mengatakan, unjuk rasa menginginkan parlemen untuk melakukan pemeriksaan perjanjian perdagangan jasa antar selat, mendapat kebulatan suara, Wu beranggapan inilah yang menjadi target partai oposisi dan partai berkuasa, jika ketua yuan legislatif, Wang Jyn-pying bisa menjadi ketua bersama, seharusnya dapat menghilangkan prasangka buruk masyarakat.
   Selain itu, Wu Dun-yih juga menyampaikan, saat ini presiden dan fraksi partai Kuo Min Tang (KMT) telah membangun konsensus “mekanisme pengawasn perjanjian antar selat Taiwan”, dalam hal peraturan hokum dasar hubungan penduduk antar selat, mekanisme pengawasan hanyalah berdasarkan teknis komunikasi antar badan terkait kedua belah pihak, dengan cara dan titik penting saja sudah mencukupi, tetapi setelah tetap harus disampaikan pada legislative untuk pemeriksaan, ini sebagai batasan bagi kedua badan bersangkutan.

   Wu Dun-yih menyampaikan:Saat ini, selagi presiden telah menyetujui pembentukan suatu mekanisme, dan fraksi KMT juga setuju, seharusnya pelajar mempunyai 2 harapan besar, semuanya sudah mendapat penyelesaian, peraturan mekanisme apa yang digunakan, yang terpenting adalah point utama, entah itu apa, semuanya harus diloloskan oleh Yuan Eksekutif, diajukan ke legislative untuk dimusyawarahkan atau diperiksa baru dapat dipastikan.
   Wu Dun-yih mengatakan, saat ini yang paling utama adalah menyelesaikan unjuk rasa masyarakat, Wu sekali lagi menghimbau agar masalah ini dapat segera berakhir dengan damai

Komentar

Terbarumore