(Taiwan, ROC) – Menurut laporan yang dilansir oleh media massa, disebutkan bahwa Presiden Amerika, Barrack Obama pada tanggal 12 November melakukan pertemuan diskusi dengan pimpinan Daratan Tiongkok, Xi Jin-ping, guna membahas 2 masalah terkait asas kepercayaan kemiliteran, yakni “Saling memberikan laporan terkait aktivitas kemiliteran berskala besar” dan “Pedoman pengendalian masalah yang dihadapi dalam bidang pertahanan keamanan laut dan udara”.
Wakil Menteri Pertahanan Keamanan, Chiu Kuo-cheng pada hari Kamis tanggal 13 November saat mengikuti rapat interpelasi oleh dewan pertahanan keamanan nasional dan hubungan luar negeri, ditanyakan apakah diskusi yang dilakukan oleh kedua pimpinan tersebut dapat mempengaruhi hubungan kemiliteran antara Taiwan dengan Amerika?
Chiu Kuo-cheng menjelaskan bahwa Taiwan dan Amerika selama ini berpegang teguh kepada 6 pasal “Undang-Undang Hubungan Taiwan dan Amerika”. Presiden Obama sendiri dalam rapat diskusi juga kembali menyebutkan hal tersebut. Chiu percaya bahwa hubungan antara Taiwan dan Amerika akan terus terjalin dengan baik.
Chiu Kuo-cheng mengatakan, “Saya rasa untuk ke depannya, kita akan kembali lagi kapada semula, yakni membina hubungan yang baik dengan pihak Amerika, dan kita akan terus berusaha keras.”
Chiu Kuo-cheng menegaskan bahwa pihak Kementrian Pertahanan Keamanan akan terus melakukan upaya agar tidak karena adanya tanggapan dari negara lain, sehingga dapat memberikan pengaruh yang tidak baik kepada diri sendiri.