History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemilu Akhir Tahun, Waktu Istirahat Tentara Digilir

  • 13 November, 2014
  • Editor
Pemilu Akhir Tahun, Waktu Istirahat Tentara Digilir
Kementrian Pertahanan dan Keamanan

(Taiwan, ROC) – Pemilu “9 in 1” yang akan berlangsung akhir bulan ini, anggota legislator Tzai Huang-lang pada hari Kamis tanggal 13 November, saat rapat interpelasi komite pertahanan nasional dan hubungan luar negeri di Yuan Legislatif menyampaikan, belakangan ini ia menerima permintaan dari banyak tentara wajib militer yang berharap pada tanggal 29 November dapat pulang untuk ikut pemilu. Ia menganjurkan kementerian pertahanan nasional seharusnya mempertimbangkan “Libur pemilu” dengan mensiap-siagakan seminimal mungkin tentara dasar dalam situasi normal pelayanan persiapan perang.

Wakil Menteri Pertahanan Qiu Guo-zheng ketika diinterpelasi mengemukakan, kementerian pertahanan tidak merencanakan “Libur pemilu”, tentara nasional akan tetap mempertahankan persiapan dan waktu istirahat normal, dan tidak melarang libur di hari pemilu, juga tidak mempersulit petugas tentara.

Qiu Guo-zheng menegaskan, pada hari pemilu selain bertanggung jawab untuk menugaskan tentara untuk berpatroli di wilayah laut dan luar pulau, pada pukul 12 siang juga akan menyediakan waktu istirahat secara bergantian, agar setiap orang dapat pulang untuk memberikan hak suaranya.

Qiu Guo-zheng mengatakan, “Selain tugas persiapan, pada pukul 12 siang, mereka bisa melakukan pergantian jam kerja, ini merupakan cara kami agar setiap orang dapat berpartisipasi dalam pemilu. Tetapi untuk tentara yang berpatroli di laut dan luar pulau, karena mereka terdaftar di pulau Taiwan, dan lagi tidak memiliki waktu luang, maka tentu saja tidak bisa ikut.”

Selain itu, Tzai Huang-lang mengemukakan, bagi tentara baru yang belum mendapat tugas berjaga, seharusnya memperbolehkan mereka pulang untuk ikut pemilu. Kepala pelatihan kementerian pertahanan, Lee Lian-cheng menyampaikan, peraturan pelatihan tentara, pada pekan pertama masuk tentara tidak diperbolehkan libur, minggu ke dua setelah melalui pemeriksaan baru boleh libur, pada hari pemilu nanti tidak ada tentara yang baru masuk seminggu, ini berarti semua tentara baru bisa libur.

Komentar

Terbarumore