History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wang Berjumpa Zhang Di Beijing, Bicara Konsensus 92

  • 12 November, 2014
  • Editor
Wang Berjumpa Zhang Di Beijing, Bicara Konsensus 92
Wang Berjumpa Zhang Di Beijing, Bicara Konsensus 92)

     (Taiwan, ROC) – Menteri Urusan Daratan Tiongkok, Wang Yu-chi (王郁琦) selaku penasehat delegasi Republik Tiongkok yang dipimpin oleh mantan Wakil Presiden Vincent Hsiao (蕭萬長) menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi APEC 2014 di Beijing. Pagi ini (12) Wang untuk kesekian kalinya bertemu dengan Menteri Urusan Taiwan, Zhang Zhih-jun (張志軍). Walau sebelumnya sudah disampaikan bahwa pertemuan Wang Zhang adalah pertemuan tidak resmi namun kalau dilihat pejabat yang hadir dinilai tidak kalah pentingnya.

     Dalam pidato pembukaan, Zhang menyampaikan, media menyebutkan kalau ini adalah pertemuan yang ketiga kalinya namun menurut perhitungannya sudah lebih, kedua belah pihah pada bulan Oktober tahun lalu sudah bertemu di Bali, bulan Februari tahun ini bertemu di Nanqing, Shanghai kemudian bandara Taoyuan dan Kaohsioung, kali ini seharusnya yang ke-6. Ia melanjutkan pernyataan “pertemuan Hsiao-Xi” bulan November yang lalu, antar selat seharusnya dibawah landasan “konsensus 92” yang ada mempererat kepercayaan politik mutualisme.

     Ia menyampaikan : Kami menilai dua selat seharusnya menghargai lajunya perkembangan hubungan damai kemitraan antar selat, dibawah landasan “konsensus 92, menentang Taiwan merdeka” terus meningkatkan rasa kepercayaan politik mutualisme, dua selat seharusnya saling menghormati pilihan yang diambil dalam mengembangkan sistem sosialnya.

     Selanjutnya, Menteri Wang dalam pidatonya juga menyinggung “Konsensus 92”, ia mengatakan : Semua orang perduli dengan perkembangan hubungan antar selat, kami sangat percaya asalkan dua pihak tetap berpegang teguh kepada “konsensus 92”, dibawah landasan ini, pasti bisa mendorong perkembagan hubungan antar selat yang stabil juga bisa terus mendorong interaksi antar selat yang baik.

Komentar

Terbarumore