Pertemuan tingkat menteri APEC Beijing yang berlangsung selama 2 hari berakhir hari ini (8/11). Menteri Ekonomi ROC, Du Tze-jun yang turut dalam pertemuan ini menyampaikan, konsep Wilayah Perdagangan Bebas Asia Pasifik (FTAAP) Daratan Tiongkok, untuk bagian pengamatan kebijakan dan peta jalan (road map) sudah mencapai konsensus dalam pertemuan tingkat pejabat senior, apabila dalam pertemuan tingkat menteri, para anggota tidak ada yang keberatan ini akan dimasukan dalam pernyataan pertemuan tingkat menteri, di masa mendatang, Taiwan yang juga turut dalam pertemuan ini akan terus mengikuti kegiatan terkait, dan setelah pertemuan tingkat menteri berakhir, pertemuan pejabat ekonomi akan dilangsungkan.
Konsep “Wilayah Perdagangan Bebas Asia Pasifik (FTAAP)” dimulai pada tahun 2004 APEC Business Advisory Council (ABAC), mengingat terlalu merajarelanya perjanjian perdagangan bebas bilateral (FTA) sehingga lingkungan ekonomi dan bisnis wilayah ini memburuk, untuk itu meminta rekomendasi dari pemimpin APEC.
Daratan Tiongkok yang pada awalnya mengajukan konsep target FTAAP akan dicapai pada tahun 2025, tetapi karena Amerika Serikat dan Jepang memiliki pemikiran lain, dalam pertemuan tingkat pejabat senior APEC tahun ini diajukan “peta jalan” untuk tahun 2016 sebagai penganti konsensus. Menteri Ekonomi, Du Tze-jun menyampaikan, hari ini konsensus akan diajukan dalam pertemuan tingkat menteri yang dipimpin oleh menteri perdagangan Daratan Tiongkok, Gao Hu-zheng, apabila dalam pertemuan ini tidak ada pendapat khusus, maka akan dimasukkan dalam pernyataan tingkat menteri.