History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kediaman Presiden Diserang, Kantor Kepresidenan Mengutuk Tindakan Kekerasan

  • 04 November, 2014
  • Editor
Kediaman Presiden Diserang, Kantor Kepresidenan Mengutuk Tindakan Kekerasan
Pria Bermarga Chen Menyerang Kediaman Presiden (1)

(Taiwan, ROC) Tempat kediaman presiden Ma Ying-joeu pintu ke-3 pada hari ini(4) pukul 7 pagi diserang dengan mobil yang disetir oleh seorang warga laki-laki bermarga Chen, kantor kepresidenan mengemukakan tetap menghormati hak masyarakat berpendapat secara rasional, mengutuk segala bentuk ancaman dan tindakan kekerasan. Kantor kepresidenan juga akan meningkatkan sistem keamanan. Sementara warga laki-laki Chen telah dibawa oleh polisi untuk diselidiki lebih lanjut dan akan diproses secara hukum atas tindakannya yang membahayakan keamanan umum dan menghalangi tugas pemerintah.

  

Juru bicara kantor kepresidenan Ma Wei-kuo(馬瑋國) mengatakan, pada hari ini(4) pukul 07.04, seorang warga laki-laki bermarga Chen menyetir mobil sedan dari jalan Guling belok ke kanan masuk ke jalan Hukou, dan membelok ke kiri menabrak pintu ke-3 rumah kediaman presiden. Pada bagian depan mobil secara sengaja diikat satu kaleng cat berwarna merah, setelah tabrakan, cat merah tumpah dan berserakan, kejadian ini tidak menyebabkan cedera ataupun kerusakan pada pintu. Chen yang ingin menyampaikan pendapatnya terkait dengan kebijakan pemerintah dalam masalah pengobatan, sementara ini Chen telah diringkus oleh pihak kepolisian divisi Chungcheng II untuk diselidiki lebih lanjut.

  

Ma Wei-kuo mengatakan, presiden Ma Ying-joeu dalam kesempatan pertama ini melihat kejadian ini, presiden Ma juga mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan. Ma Wei-kuo mengatakan: Presiden Ma Ying-joeu pada saat itu berada di tempat kediaman, pada kesempatan pertama memonitor kondisi masalah ini. Kantor kepresidenan menghormati hak berpendapat rasional dari masyarakat, namun mengecam keras segala bentuk ancaman dan kekerasan.

  

Pihak kepolisian divisi Chungcheng II mengatakan, Chen mengutarakan permintaannya mengenai birokrasi yang menyebabkan 9 kelalaian besar dalam pengobatan, masyarakat tidak tinggal diam, oleh karena itu dia melakukan serangan di lokasi kediaman presiden, namun karena di setiap sudut rumah kediaman presiden telah dipasang duri pengaman. Saat kejadian polisi militer dan polisi pejaga pintu segera mengamankan dan diringkus ke kantor polisi untuk diselidiki lebih lanjut, kemudian akan diproses secara hukum.

 

Pihak kepolisian Chungcheng II menekankan menghormati setiap warga dalam berpendapat, namun jika ada tindakan yang melanggar hukum dan mengancam keamanan umum, akan ditangkap, diimbau masyarakat tetap bersikap rasional, mengutarakan pendapat dengan cara damai agar tetap menjaga keamanan sosial.

Komentar

Terbarumore