History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma : Pembuatan Kapal Selam Nasional Memerlukan Tenaga Ahli Asing

  • 01 November, 2014
  • Editor
Presiden Ma : Pembuatan Kapal Selam Nasional Memerlukan Tenaga Ahli Asing

   (Taiwan – ROC) Presiden ROC Ma Ying-jaou ketika menerima wawancara khusus “New York Times” menyatakan, Taiwan melakukan investasi untuk pembuatan kapal selam, tetapi harus memasok tenaga ahli luar baru dapat dikembangkan, pemerintah akan berupaya keras, dan sebagai kunci penting adalah dapat menemukan teknologi manufaktur pembuatan kapal selam.

   Pemimpin negara menyampaikan, sejak awal, sebelum tahun 2001 sudah mengajukan pembelian perlengkapan kapal selam solar-listrik, dan telah disetujui pihak Amerika, berhubung dengan sejak tahun 1950 AS tidak lagi mengembangkan kapal selam solar dan diganti dengan kapal selam tenaga nuklir, sehingga tidak dapat memberikan perlengkapan yang diperlukan, sedangkan tidak mudah untuk mencari negara yang menjual peralatan untuk pembuatan kapal selam ini.

   Kepala negara menegaskan, saat ini Taiwan memiliki 4 kapal selat yang diimpor, saat ini usianya sudah mendekati 70 tahun, sudah sangat tua, dan sudah seharusnya diganti, untuk itu pemerintah akan mengunakan jalur “pembuatan kapal nasional”, tetapi untuk pengembangannya tetap harus memasok tenaga ahli. Presiden menjelaskan, industri pembuatan kapal selam dalam negeri dapat membuat kapal perang, kapal fregat bahkan kapal dengan bobot 4-5 ton, tetapi keahlian pembuatan kapal selam berbeda, pihaknya akan terus memikirkan untuk melakukan kerjasama dengan AS.

   Mengenai apakah akan secara resmi meminta bantuan tenaga ahli dari AS, pres Ma mengemukakan, mengajukan secara resmi itu merupakan langkah paling akhir, ini hanya bentuk rupa saja, pemerintah akan memastikan terlebih dulu baru bertindak, yang paling penting adalah bisa menemukan kunci teknologi manufaktur kapal selam.

   Selain itu, utuk pertanyaan masalah impor daging babi yang mengandung ractopamine, pres Ma mengatakan, jumlah konsumsi daging babi di Taiwan sangat besar, dan memiliki kebiasaan menyantap jeroan babi, apabila daging babi AS mengandung ractopamine, masyarakat Taiwan harus mempertimbangkannya. Kepala negara juga mengemukakan, impor daging babi AS ke Taiwan jumlahnya sangat kecil, sedangkan AS mengekspor daging babi tanpa ractopamine ke Rusia, Uni Eropa atau Daratan Tiongkok, pres Ma tidak mengerti mengapa AS tidak mengimpor daging babi tanpa ractopamine ke Taiwan?

   Pres Ma beranggapan hal ini bukanlah masalah besar, tidak seharusnya karena masalah ini, pihak AS menghentikan pembahasan masalah lainnya, apalagi perjanjian investasi bilateral AS-Taiwan.Pres Ma menyampaikan, saat ini terdengar issue slogan “No Pork, No Talk”, beliau merasa ini bukanlah hal yang logis.

Komentar

Terbarumore