Taiwan (ROC) - Biro Perdagangan Kementrian Perekonomian dan Dewan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Taiwan atau TAITRA, pada hari Kamis tanggal 27 Maret menggelar pameran “Sourcing Taiwan 2014”, dengan mengundang 63 negara yang terdiri dari 630 konsumen untuk datang ke Taiwan, guna mengikuti kegiatan pertemuan langsung dengan pihak produsen. Jumlah pembeli yang mengikuti kegiatan kali ini juga memecahkan jumlah rekor sejarah yang ada, dan ditargetkan mampu menghasilkan omzet lebih dari US$ 5 juta.
Pameran “Sourcing Taiwan 2014” ini sendiri juga turut mengundang dan meminta kata sambutan dari Wakil Presiden Wu Dun-yi, Wakil Menteri Ekonomi Juo Shih-zhao dan Ketua TAITRA Wang Zhih-gang. Kegiatan ini juga berhasil menarik perhatian ratusan pembeli dari luar negeri untuk datang langsung mengikuti pameran tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden Wu Dun-yi mengatakan bahwa tahun ini pemerintah akan mendorong kawasan percontohan perekonomian bebas, bergabung dengan berbagai kerjasama ekonomi kawasan regional, guna membangun kembali perekonomian yang ada. Wu mengatakan, “”Untuk dalam negeri, kami telah memiliki program kawasan percontohan ekonomi bebas, yang terdiri dari 6 pelabuhan dan 1 lapangan terbang, ditambah dengan kawasan industri pertanian Pintung, sebagai 5 program pokok perkembangan. Di antaranya logistik yang cerdas, yakni menggabungkan bidang logistik dan teknologi, sumber daya manusia digabungkan dengan perbankan, maka roda perekonomian baru bisa berputar.”
Wakil Menteri Perekonomian Juo Shih-zhao juga menyebutkan penandatanganan kerjasama perekonomian bebas dengan negara-negara lain juga sangat penting bagi Taiwan, misalnya perjanjian kerjasama ekonomi antara Taiwan dan New Zealand yang usai ditandatangani, 1 bulan kemudian pertumbuhan nilai ekspor import Taiwan dan New Zealand naik hingga 127%. Kementrian Perekonomian juga memprediksi bahwa sebelum bulan Juli mendatang, Taiwan akan segera selesai mempersiapkan penantanganan perjanjian kerjasama ekonomi kawasan Trans Pacific atau TPP.
Ketua TAITRA Wang Zhih-gang menjelaskan bahwa peserta sebagai konsumen yang mengikuti pameran kali ini mencapai 365 buah, dan omzet perputaran perdagangan juga akan lebih dari US$ 5 juta. Untuk produk yang menjadi sasaran pembeli mayoritas adalah mesin dan juga alat perkakas, ini juga membuktikan bahwa situasi perekonomian dunia juga telah membaik.