Taiwan (ROC) - Juru Bicara Kantor Presiden Lee Chia-fei (李佳霏) hari ini (26) menyampaikan, kantor presiden masih berharap dialog tanpa prasyarat dengan mahasiswa dapat dilakukan, masih akan terus menunggu respon dari mahasiswa.
Media melaporkan, juru bicara kelompok anti Perjanjian Perdagangan Jasa Lin Fei-fan (林飛帆) pagi ini (26) jam 9:30 dalam jumpa pers di ruang sidang Yuan Legislatif kembali menyerukan walau kelihatannya kantor presiden menyampaikan sikap lunaknya, dialog tanpa prasyarat tetapi negosiasi antar partai politik kembali gagal, “ini menunjukan presiden Ma mengancam anggota legislator dengan kedisiplinan partai, menghalangi kita untuk legislasi.
Menanggapi respon mahasiswa, siang tadi jubir menyampaikan, kantor presiden tetap berharap dua belah pihak tanpa prasyarat merealisasikan dialog. Kantor Presiden akan terus berusaha dan menunggu repon dari mahasiswa.
Namun, pejabat kantor presiden juga menuturkan, mahasiswa meminta presiden untuk berjanji tidak menggunakan kedisiplinan partai bukanlah sesuatu yang dapat dihalangi oleh kantor presiden. Merujuk kepada operasional Yuan Legislatif, setelah kaukus partai membahas kasus penting baru akan membicarakan kedisiplinan partai.
Undang-Undang Pengawasan Perjanjian Antar Selat masih belum sampai proses legalisasi, lalu membicarakan soal kedisiplinan partai, sehingga tidak heran kalau masyarakat mulai beranggapan para mahasiswa mencari penghambat atau alasan untuk tidak berdialog, lanjut pejabat yang tidak bisa disebutkan namanya itu.