Taiwan (ROC) - Rabu ini (26) Menteri Ekonomi Negara Republik Tiongkok Chang Chia-juch (張家祝) saat menerima wawancara media menyampaikan bahwa Taiwan menghadapi masalah yang paling sulit di perdagangan dunia, bila ingin mendobrak kebuntuan ini maka harus mempelancar hubungan dagang dengan Daratan Tiongkok, dimekanismekan, yaitu menandatangani Perjanjian Perdagangan Jasa dan Komoditi serta menyelesaikan pertikaian.
Taiwan adalah negara eksportir, tuturnya, bukan hanya menargetkan pasar Daratan Tiongkok masih harus membuka peluang pasar dunia. Soal mitra dagang dengan negara-negara lain, Ia menyampaikan : Kebanyakan negara menganut “Kebijakan Satu Tiongkok”, jadi kalau ada kebuntuan antara Taiwan dengan Daratan Tiongkok atau banyak masalah yang tidak ada solusinya maka negara-negara lain tidak akan menandatangi FTA dengan Taiwan, ini realita. Saya berhadapan langsung dengan menteri perdagangan negara-negara lain, saya tahu apa yang dipikirkan oleh mereka, jadi kalau masalah ini tidak diselesaikan, saya tidak yakin ada negara yang mau melanjutkan negosiasi dagang dengan kita.
Ketika ditanya soal permintaan kelompok anti Perjanjian Perdagangan Jasa mengenai meloloskan Undang-Undang Pengawasan Perjanjian Antar Selat, Menteri Chang menyampaikan, pengetahuan mahasiswa terhadap isi Perjanjian Perdagangan Jasa Antar Selat terbatas, ini yang disampaikan oleh mereka sendiri, bila mereka terus menggunakan strategi mengulur waktu untuk legislasi, ia menilai hal tersebut patut untuk dibicarakan lebih dalam.