(Taiwan, ROC) – Komite Dalam Negeri, Yuan Legislatif pagi ini (22) sedang memeriksa anggaran penyelanggaraan pemilihan umum (pemilu) tahun depan. Legislator partai Kuomintang (KMT) Lai, Shyh-Bao (賴士葆) dan Wu,Yu-Sheng (吳育昇) menuturkan, 2012 yang lalu sudah pernah ada pengalaman pemilu presiden dan legislator terpadu, selain dapat mengurangi sumber masyarakat dan hemat, juga dapat meningkatkan budidaya nasional, sehingga mereka menyarankan 2016 nanti juga dipadukan lagi.
Ketua sementara Komisi Pemilu Pusat (CEC) Liu Yi-chow (劉義周) menyampaikan, akhir tahun ini CEC akan mengumpulkan pendapat, termasuk survey dan dengar pendapat, setelah mengumpulkan opini publik maka akan dibicarakan dalam rapat CEC, paling lambat akan diputuskan Maret tahun depan.
Ia menyampaikan : Kita sudah pernah melakukannya sekali sebelumya, untuk prosedurnya kita akan lakukan lagi pengumpulan pendapat, setelah pemilu kali ini maka akan mulai mengumpulkan suara, prosedur ini tidak memakan waktu lama, survey juga akan kami lakukan, kita juga akan melakukan dengar pendapat, mendengar apa pendapat publik.
Selain itu, legislator dari partai TSU Chou Ni-an menyampaikan, waktu pengumpulan suara negara-negara lain lebih panjang dari Taiwan, seperti Inggris 7 pagi hingga 10 malam, Jepang dari jam 7 pagi hingga 6 sore, Korea Selatan dari jam 6 pagi hingga 6 sore, tapi Taiwan hanya dari jam 8 pagi hingga 4 sore, sehingga banyak warga yang harus bekerja di hari itu tidak bisa memberikan suaranya, ia meminta kepada CEC untuk memperpanjang waktu sesuai dengan kebutuhan.
Chou menyampaikan, CEC sebelumnya juga pernah memperpanjang waktu 1 jam namun tetap tidak bisa meningkatkan persentase partisipasi pemilih dan dalam survey kepuasan pasca pemilu juga tidak ada yang pernah mempermasalahkan soal waktu yang terlalu singkat namun CEC akan melakukan jajak pendapat, mengerti kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, hari pemungutan suara adalah hari libur, bila ada warga yang harus bekerja, majikan tidak boleh menghalangi hak memilih atau akan dikenakan denda.