(Taiwan- ROC) Legislator partai oposisi, Partai Progresif Demokratik (DPP), Lee Chun-yi, hari ini tanggal 17 Oktober mengelar jumpa pers dan menyampaikan, wakil ketua Asosiasi Hubungan Antar Selat (ARATS), Zheng Li-jong pada bulan Agustus tahun lalu datang ke Taiwan untuk pertukaran dan mengikuti forum antar selat, tetapi juga sempat mengunjungi kantor pusat perusahaan Tinghsin membahas pemasaran bersama produk pertanian, bahkan saat itu juga ditemani oleh kepala dewan pertanian, Chen Bao-ji; pada bulan Agustus tahun ini, diganti dengan wakil ketua kantor urusan Taiwan,Gong Qing-gai yang mendapat undangan dari Yayasan Kebijakan Nasional berkunjung ke Taiwan yang selain untuk mendalami produk pertanian dan perikanan, juga sama seperti tahun lalu, mengunjungi perindustrian Tinghsin di Changhua. Pada September kemarin Zheng Li-jong kembali datang ke Taiwan dan kembli berkunjung ke perusahaan Tingshin.
Lee Chun-yi mencurigai, 3 kali kunjungan Zheng Li-jong dan Gong Qing-gai ke Taiwan, apakah memiliki tujuan bertolak belakang dengan tujuan Taiwan, atau bahkan ada “pertukaran palsu, yang sebenarnya adalah menyelinap”, mencoba untuk membentuk jalur bebas pemeriksaan bagi produk “hijau” pertanian.
Namun komite khusus Dewan Urusan Daratan Tiongkok, Lu Zong-ni mengemukakan, kunjungan dan jadwal perjalanan Zheng Li-jong, Gong Qing-kai di Taiwan berdasarkan jadwal yang diajukan, tidak melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan tujuan Taiwan, tetapi terkait dengan apakah ada pejabat yang menemaninya, ini harus dilakukan pemahaman lebih lanjut, tindakan dan negosiasi yang melibatkan otoritas publik, harus mendapat pengesahan dari pemerintah.
Lu Zong-ni mengatakan: kunjungan ini adalah atas undangan dari organisasi sipi, dengan posisi untuk kegiatan sipil, situasi secara rincinya saya juga tidak jelas, tetapi jika kerjasama yang melibatkan otorisasi publik antar selat, harus mendapat pengesahan dari pemerintah.
Kepala Imigrasi dibawah kementerian dalam negeri, Chou You-ren menyampaikan, apabila kedatangan Zheng Li-jong, Gong Qing-kai melanggar peraturan, pihaknya akan mengirimkan surat teguran atau surat peringatan.