(Taiwan, ROC) Presiden Ma Ying-joeu hari ini(14) saat bertemu dengan William Kirby, ketua fondasi Tiongkok Harvard, mengatakan Ia mengenal William Kirby selama beberapa tahun, pada awal tahun 2007 di saat pemilihan presiden, Kirby pernah mengunjunginya, pada saat itu Kirby mengharapkan agar Taiwan dapat terbuka dan menerima pelajar dari Daratan Tiongkok, pandangan ini juga sangat disetujui oleh presiden Ma. Belai beranggapan, dengan terbukanya pelajar asal Daratan Tiongkok selain dapat dijadikan pertukaran antar generasi muda, juga dapat meningkatkan daya saing, menemukan adanya kelebihan dan kekurangan, ini merupakan salah satu promosi kerjasama antar selat yang penting untuk dikembangkan.
Presiden Ma mengatakan, sementara ini pelajar Daratan Tiongkok di Taiwan belum terjamin, dalam waktu terdekat yuan legislatif masih dalam peninjauan terkait. Beliau beranggapan pelajar Daratan Tiongkok dan pelajar asal dari negara lainnya adalah sama, semua bisa mendapat perlindungan dari pemerintah maupun santunan, tidak ada unsur diskriminasi.
Presiden Ma mengatakan: “dalam waktu dekat ini partai DPP mulai bersikap longgar dan bersedia mendukung, namun mereka tidak mengharapkan santunan diberikan dari pemerintah. Sebenarnya untuk pelajar asing maupun pelajar peranakan Tionghua sudah ada, juga ada santunan dari pemerintah, kami rasa jangan menganggap mereka asal Daratan Tiongkok dan membedakan, hal ini sangat tidak adil dan bukan cara yang bijaksana.”
Presiden Ma mengutarakan, di masa lebih dari 100 tahun yang lalu, Daratan Tiongkok mempelajari jalan yang bagaimana seharusnya ditempuh? Saat ini hubungan Taiwan dan Daratan Tiongkok 65 tahun dengan kekuasaan masing-masing, berjalan di jalur yang tidak sama, semua orang memperhatikan jalan manakah yang lebih baik, ini juga menjadi suatu topik yang menarik dan bermanfaat untuk dibahas.