History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma: Republik Tiongkok Meraih Kepercayaan Dunia Internasional

  • 11 October, 2014
  • Editor
Presiden Ma: Republik Tiongkok Meraih Kepercayaan Dunia Internasional
Presiden ROC Ma Ying Jeou

    (Taiwan – ROC) Presiden Ma Ying-jeou pada hari Jumat tanggal 10 Oktober mengatakan bahwa Republik Tiongkok yang berasaskan kebebasan demokrasi, telah mendapatkan kepercayaan dari dunia internasional. Paspor yang dikeluarkan dari pemerintah Republik Tiongkok juga telah melambangkan sebuah keberadaban dan sistim hukum yang dipercayai oleh dunia internasional, sehingga hal ini menjadi sebuah kebanggan sendiri bagi Taiwan.

    Dalam Upacara Perayaan Hari Nasional Republik Tiongkokn ke 103 yang diselenggarakan di depan alun-alun Istana Kepresidenan, Presiden Ma Ying-jeou memberikan pidato kenegaraannya dengan mengambil tema “Bangga dengan Demokrasi dan Bangga dengan Taiwan”. Presiden Ma Ying-jeou mengatakan bahwa keberhasilan demokrasi yang dicapai oleh Republik Tiongkok, tidak saja diperlihatkan dalam tugas administrasi kenegaraan semata, tetapi juga telah melakukan pendobrakan yang besar dalam bidang hubungan luar negeri.

  Ma mengambil contoh seperti pada bulan April tahun lalu, Taiwan telah menandatangani perjanjian penangkapan ikan dengan pihak Jepang, dengan menggunakan cara yang damai untuk menyelesaikan kemelut dengan Jepang perihal masalah penangkapan ikan yang telah ada selama 40 tahun terakhir ini. Hal ini juga telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Bahkan pengakuan ini juga diberikan oleh Sekjen Luar Negeri Amerika, John Kerry dan Menteri Pertahanan Australia, David Johnston, yang menyebutkan bahwa perjanjian tersebut sangat membantu perdamaian regional.

   Presiden Ma mengatakan, pada bulan Mei tahun lalu, terjadi kasus kapal nelayan Guang Da Xing no 28, Taiwan juga telah menggunakan cara yang damai untuk melakukan negosiasi dengan pihak Filipina. Dimana pada akhirnya pemerintah Filipina juga meminta maaf, mengganti rugi dan memberikan hukuman kepada sang pelaku. Sehingga 3 kesepakatan yang diajukan juga telah berhasil dicapai. Hal ini juga berhasil menyelesaikan sengketa yang telah ada selama kurang lebih 30 tahun, mengenai batasan laut untuk penangkapan ikan antara kedua belah pihak.

Selain itu, pihak pengadilan Inggris juga pada akhirnya mengijinkan warganya, Zain Dean, untuk kembali ke Taiwan dan menerima hukuman pidana usai menjalani masa pidananya di negaranya sendiri. Di pihak lain, pejabat perwakilan negara kami juga mendapatkan ijin untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang rapat secara resmi yang diselenggarakan oleh organisasi PBB. Paspor yang dimiliki oleh warga Republik Tiongkok, juga mendapatkan kebebasan pengajuan visa masuk atau visa jenis “On arrival” di 140 negara di dunia. Jika melihat keefisienan paspor Republik Tiongkok, kini berada di peringkat ke 22 dunia. Hal ini telah memberikan rasa nyaman, efisiensi dan penghormatan harkat martabat terhadap wisatawan asal Taiwan yang melakukan kunjungan wisata ke negara lain.

    Presiden Ma Ying-jeou kembali menyebutkan bahwa kebebasan demokrasi yang dimiliki oleh Republik Tiongkok telah mendapatkan pengakuan dan kepercayaan dari dunia internasional. Sehingga semua hal yang telah diyakini telah menjadi kebanggan bagi masyarakat Taiwan sendiri.

Komentar

Terbarumore