(Taiwan - ROC) Presiden Ma Ying-jeou telah memutuskan untuk mengutus mantan Wakil Presiden Vincent Siew menghadiri rapat APEC tingkat pimpinan negara yang akan digelar di Beijing pada bulan November mendatang. Pihak luar sendiri juga tengah menyoroti apakah Ketua Dewan Urusan Daratan Tiongkok atau MAC, Wang Yu-chi akan mengikuti langkah tahun lalu untuk berdampingan dengan Vincent Siew sebagai penasehat perwakilan ke Beijing. Wang Yu-chi pada hari Kamis tanggal 9 Oktober, saat menghadiri kegiatan jamuan makan malam bagi masyarakat Hongkong dan Macao yang datang ke Taiwan guna meramaikan perayaan Hari Nasional ke 103 tahun, menyebutkan bahwa pihak Kementrian Luar Negeri tengah mengusahakan rencana tersebut. Namun dirinya tidak berkenan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mewakili Kementrian Luar Negeri dalam hal ini.
Tetapi Wang Yu-chi menambahkan bahwa seperti pada tahun sebelumnya saat Rapat APEC di pulau Bali, Indonesia, dirinya juga berkemungkinan akan mengikuti cara yang sama seperti sebelumnya untuk hadir di Beijing.
Wang Yu-chi mengatakan, “Hingga saat ini masih belum terlihat adanya masalah, tetapi saya tetap akan menegaskan bahwa pengumuman akan dilakukan oleh Kementrian Luar Negeri. Hal ini sebenarnya sangat alami, karena rapat APEC tahun ini akan diselenggarakan di Beijing, jika pada saatnya saya memang diijinkan, maka secara pasti akan turut hadir di Beijing, kita nantikan saja pengumuman dari Kementrian Luar Negeri. Namun saya rasa semua ini terjadi dengan alami. ”
Sehubungan dengan tidak jadinya pertemuan antara Ma dan Xi, Wang Yu-chi menyebutkan bahwa pihak Taiwan juga telah bersikap untuk menerima kenyataan tanpa harus melakukan pemaksaan.
Belum lama ini, pemerintah kembali memberikan dukungan terhadap upaya masyarakat Hongkong untuk mendapatkan kebebasan melakukan pemilu secara langsung dan umum. Wang Yu-chi menjelaskan bahwa hal tersebut tidak akan mempengaruhi kunjungannya ke Beijing untuk hadir dalam rapat APEC. Selain itu, APEC adalah mengutamakan pembahasan dalam bidang perekonomian. Sedangkan masalah Hongkong tidak menjadi hal yang utama yang akan dibahas dalam rapat APEC kali ini. Bahkan dalam hal hubungan antar selat, yang akan dibahas hanya masalah hubungan kerjasama bidang perekonomian saja.