History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dalam Pidato Kenegaraan Presiden ma Mengimbau Daratan Tiongkok Mengarah Ke Demokrasi

  • 10 October, 2014
  • Editor
Dalam Pidato Kenegaraan Presiden ma Mengimbau Daratan Tiongkok Mengarah Ke Demokrasi
Presiden Ma Ying Jeou Melambaikan Tangan

   (Taiwan, ROC) Hari ini tanggal 10 Okober, Republik Tiongkok memperingati ulang tahun ke-103, Presiden Ma Ying-jeou dengan tema “Bangga dengan demokrasi, Bangga dengan Taiwan” menyampaikan pidato kenegaraannya upacara perayaan hari Nasional. Mengenai hubungan antar selat, Presiden Ma mengemukakan, lintas selat dari kondisi adanya perselisihan hingga penyelesaian secara damai, hal ini terbukti berjalannya hukum dan demokrasi, di bawah kerangka konstitusi Republik Tiongkok, tetap mempertahankan selat Taiwan, dan tidak ada unifikasi, tidak berdaulat, dan tidak menggunakan senjata. Konsensus 92, dimana disebutkan, satu Tiongkok dua persepsi, yang berdasarkan sistem perumusan konstitusi. Terutama Konsensus 92, satu Tiongkok dua persepsi, merupakan kebijakan penentuan sistem perundang-undangan; dan telah melakukan penandatanganan 21 perjanjian, semua yang telah disampaikan pada yuan legislatif untuk ditinjau dan mendapatkan pengawasan kongres. Presiden Ma mengatakan, di masa mendatang kebijakan dalam pembinaan hubungan antar selat tetap menggunakan sistem demokrasi.  

     Presiden Ma kembali mengimbau Daratan Tiongkok, pada masa ini merupakan masa tepat untuk mengarah ke demokrasi konstitusional.

  Presiden Ma mengatakan : “ pada saat ini, detik ini, merupakan momen yang tepat bagi Daratan Tiongkok bergerak ke arah demokrasi konstitusional. Daratan Tiongkok yang berada di barisan depan, dengan perkembangan ekonomi yang bergerak pesat, telah memperbaiki kehidupan masyarakatnya. Orang jaman dulu mengatakan, “Masyarakat tidak akan memperhatikan kehormatan atau nama buruk jika kebutuhan utama belum terpenuhi, atau mereka hanya akan menaruh minat pada hal lain jika masalah pangan telah tercukupi”. Saat populasi Daratan Tiongkok yang berjumlah lebih dari 1,36 milyar orang memasuki peringkat kesejahteraan yang tergolong cukup baik, tentu juga mengharapkan lebih banyak peraturan undang-undang dan kehidupan demokrasi. Hak paten demokrasi bukan hanya milik masyarakat barat, namun merupakan hak kepentingan dari manusia di seluruh dunia.”

   Sehubungan dengan warga masyarakat di Hongkong yang melakukan unjuk rasa memperjuangkan hak pemilihan umum pimpinan eksekutifnya yang terjadi belum lama ini, Beliau kembali menyatakan dukungan besar bagi mereka. Presiden Ma mengatakan, perkembangan demokrasi Daratan Tiongkok dan Hongkong, bergantung kepada kebesaran hati dan kebijaksanaan dari pemimpin dalam menghadapi reformasi. Saat Deng Xiao-ping mempromosikan keterbukaan dan reformasi di Daratan Tiongkok 30 tahun sebelumnya. Beliau juga pernah mengatakan, “Memakmurkan sebagian orang terlebih dahulu. Kini mengapa Hongkong juga tidak mempraktekkan pesan yang sama, yakni “Membiarkan sebagian pihak untuk berasaskan demokrasi”? Hal ini juga berarti memenuhi janji Daratan Tiongkok kepada Hongkong pada 17 tahun sebelumnya. Beliau juga yakin, dengan janji demikian, seharusnya merubah krisis menjadi peluang agar kedua pihak Daratan Tiongkok dan Hongkong berada di posisi menguntungkan, juga adanya keuntungan besar dalam pengembangan hubungan lintas selat. Presiden Ma secara tulus mengharapkan baik Hongkong, Makau maupun Daratan Tiongkok dapat selangkah demi selangkah mewujudkan secara nyata cita-cita demokrasi dari kepala negara Sun Yat-sen.  

     Presiden Ma beranggapan, perkembangan demokrasi tidak memiliki sebuah rumus umum, sistem perundangan-undangan juga sulit untuk ditransplantasi ke negara lain. Namun kami yakin, asalkan memiliki arah yang benar, maka pasti akan menemukan sebuah jalan keluar menuju demokrasi yang berkembang dan kebebasan masyarakat. Beliau menekankan, dengan senang bersama dengan masyarakat Daratan Tiongkok, Hongkong dan Makau, bergandengan tangan dan bekerjasama saling bertukar pengalaman, bersama-sama mempelajari program terbaik bagi Daratan Tiongkok dalam mempromosikan reformasi ekonomi dan politik.

Komentar

Terbarumore