(Taiwan, ROC) – Kasus minyak babi bermutu buruk yang ada di dalam negeri baru saja hampir terselesaikan. Kantor Kejaksaan Tainan kembali berhasil menguak kasus penyilangan minyak jenis pakan dengan minyak jenis konsumsi oleh perusahaan Cheng I dari Tingshin International Group.
Perdana Menteri Jiang Yu-hwa pada hari Kamis tanggal 9 Oktober dalam rapat di Yuan Eksekutif mengatakan bahwa sejak terkuaknya kasus minyak yang diproduksi oleh perusahaan Chiangguan, setiap instansi pemerintah terkait juga terus melakukan pelacakan apakah masih terdapat minyak jenis konsumen yang bermutu buruk. Jiang berpendapat karena minyak yang diproduksi oleh perusahaan Cheng I meliputi cakupan yang lebih luas, maka diharapkan Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan dapat mengajukan laporan hasil penelitian dalam waktu yang singkat dengan informasi yang lengkap dan jelas.
PM Jiang mengatakan bahwa perusahaan yang memproduksi minyak berstandar buruk telah melanggar peraturan pengawasan keamanan makanan, dengan cara melakukan penipuan bahan baku produksi. Hal ini telah sangat jelas mencoba untuk melawan kebijakan pemerintah. Untuk itu masing-masing instansi harus melakukan pelacakan secara mendetail dan tanpa batas.
Juru Bicara Yuan Eksekutif, Sun Lih-cyun mengatakan, “Selain itu, kasus kali ini telah sangat jelas melanggar peraturan pengawasan keamanan makanan yang terkait, tidak saja hanya akan mempengaruhi kesehatan manusia, juga telah bersikap menantang kebijakan pemerintah. Untuk itu, masing-masing instansi diharapkan dapat melakukan pelacakan secara menyeluruh tanpa batas. Selain harus membersihkan produk yang berbahaya, memberikan hukuman yang setimpal, juga akan dilakukan penyuluhan administrasi kepada perusahaan muara, konsumen dan perusahaan ekspor yang terkena imbasnya.”
PM Jiang menunjuk setiap instansi untuk dapat segera melaksanakan 8 program pengawasan keamanan makanan yang telah diberlakukan. Dirinya berpendapat bahwa dengan dijalankannya program tersebut, maka dapat mencegah kasus serupa terulang kembali.