(Taiwan - ROC) Daftar nama orang yang harus bertanggung jawab atas kasus minyak babi dikeluarkan tanggal 3 sore, ada tiga orang kepala biro departemen yang mendapat hukuman. Meskipun nama Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Qiu Wen-da tidak termasuk dalam daftar, tetapi pada malam harinya (3/10) Qiu mengelar jumpa press dan mengumumkan pengunduran dirinya. Qiu Wen-da menyampaikan, kasus keamanan makanan membuat masyarakat tidak tenang, membuatnya merasa sangat menyesalkan hal ini. Saat ini masalah keamanan pangan sudah memasuki tahap tertentu, atas dasar “akan bertanggung jawab penuh menyelesaikan sampai tuntas, tidak ada yang perlu dikhawatirkan” ia mengajukan pengunduran diri.
Kasus keamanan pangan sudah merebak hampir 1 bulan, sudah beberapa kali dunia luar meminta menteri kesehatan dan kesejahteraan Qiu Wen-da untuk turun jabatan, dalam jumpa press yang digelar tanggal 3 Oktober malam, Qiu Wen-da menyampaikan, kasus keamanan pangan yang membuat masyarakat resah membuatnya hatinya dipenuhi dengan rasa sesal. Saat ini sudah tidak ada produk minyak babi yang tidak sesuai dengan standar, pihak pemeriksa juga telah melakukan gugatan terhadap 8 orang, kasus ini sudah memasuki tahap tertentu, untuk itu ia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pertangggungjawabannya. Qiu Wen-da mengemukakan, setelah memenuhi janjinya untuk menyelesaikan kasus ini sampai tuntas, ia mengundurkan diri dan kembali pada dunia pendidikan kedokteran.
Qiu Wen-da merupakan orang pertama yang menjabat sejak kementerian kesehatanan menjadi kementerian kesehatan dan kesejahteraan, sudah berjalan selama 3 tahun 8 bulan sejak ia menjabat sebaagai menteri kesehatan hingga menjadi menteri kesehatan dan kesejahteraan. Selama masa itu sudah 5 kali menghadapi kasus besar maupun kecil keamanan pangan, setiap kali timbul kasus, timbul pula suara yang memintanya turun dari jabatan. Qiu Wen-da menyampaikan, sebenarnya setelah kasus minyak campuran Da Tung, ia sudah berkeingin untuk mengundurkan diri, ia merasa waktunya sudah tiba, ia juga sudah bekerja cukup lama, sudah saatnya untuk mengundurkan diri. Terhadap dunia luar yang mengencamnya tidak bersedia meninggalkan jabatannya, Qiu mengemukakan, ia hanya berharap setelah menyelesaikan semuanya baru meninggalkan pekerjaanya, bukan tidak bersedia meninggalkan jabatannya.
Dalam jumpa press Qiu yang sudah mulai dapat tersenyum, bahkan ketika ditanya wartawan, apakah ia menyesalinya, Qiu mengemukakan hatinya sudah lega. Ia juga berterima kasih pada wakil dan rekan kerja lainnya yang telah bersedia kerja keras bersama. Mengenai siapa yang akan menjadi pengantinya, Qiu menyampaikan bahwa ia tidak merekomendasikan siapapun, tetapi ia berharap, orang yang meneruskan jabatannya dapat menyelesaikan tugas dan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dengan baik.