(Taiwan – ROC) Organisasi Masyarakat berinisiatif merevisi usia warga menjadi 18 tahun untuk mengikuti pemilu dan tidak sedikit legislator yang memberikan dukungan. Legislator partai berkuasa partai Kuo Min Tang (KMT), Ding Shou-zong hari ini tanggal 3 Oktober pagi di Yuan Legislatif menanyakan pendapat Perdana Menteri Jiang Yih-hua mengenai revisi usia bagi masyarakat yang dapat memberikan suara dalam pemilu.
Jiang Yih-hua menyampaikan, tidak ada komentar khusus terhadap apakah yuan eksekutif bersikap terbuka terhadap batas usia usia warga yang berhak memberikan suara, tetapi kuncinya adalah untuk menurunkan usia warga yang memberikan hak suara bukan berdsarkan keputusan yuan eksekutif, melainkan berdasarkan konstitusional.
Ding Shou-zong mendeskripsikan saran dari Mahkamah Agung, Huang, Huang Xi-jun dan lainnya, dikemukakan hak warga memberikan suara dalam pemilu berdasarkan peraturan konstitusional setelah genap berusia 20 tahun, tetapi tidak menutup kemungkinan diturunkan menjadi 18 tahun. Untuk itu Ding Shou-zong menyampaikan, ia telah mengajukan surat ajuan konstitusi, berharap MA memberikan penjelasan UUD dan dikedepannya tentu saja menurunkan batas usia warga menjadi ganap 18 tahun memilik hak untuk memberikan suara. Jiang menyampaikan, apabila legislator telah mengajukan petisinya, maka sidang MA yang mengambil keputusan.
Jiang Yi-hua mengatakan : Tetapi sebelumnya ada anggota legislator yang meminta penjelasan undang-undang dasar, berkenaan dengan masukan untuk melakukan perubahan atau membuat keputusan baru dalam upaya untuk menurunkan batas usia bagi masyarakat yang boleh ikut serta memberikan suara dalam pemilu. Karena telah ada anggota legislator yang meminta penjelasan undang-undang dasar, maka kita nantikan saja keputusan dari mahkamah agung.”
Berdasarkan ketetapan yang tertulis dalam UUD ROC, warga ROC yang genap berusia 20 tahun dapat memberikan suara dalam pemilu, memiliki hak ikut pemilu, selain itu berdasarkan UUD dan peraturan hukum ini, warga yang genap berusia 23 tahun memiliki hak untuk dipilih.