History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenlu Berterima Kasih Kepada 16 Negara Penyuara Taiwan

  • 02 October, 2014
  • Editor
Kemenlu Berterima Kasih Kepada 16 Negara Penyuara Taiwan
Menteri Luar Negeri Lin Yun-le

   (Taiwan, ROC) – Kementrian Luar Negeri pada hari Kamis tanggal 2 Oktober menyatakan terima kasihnya kepada 16 negara sahabat yang telah membantu menyuarakan Taiwan dalam rapat debat umum yang berlangsung di organisasi PBB. Selain itu 5 negara sahabat lainnya yang juga telah menyatakan dukungannya kepada Republik Tiongkok dalam ajang yang berbeda, juga tidak akan mempengaruhi jalinan hubungan diplomasi antar negara.

   Rapat debat umum yang digelar di markas utama PBB telah berakhir. Kemenlu juga telah mengeluarkan laporan berita pada hari Kamis tanggal 2 Oktober. Dalam laporan berita tersebut disebutkan rasa terima kasih kepada ke 16 pimpinan negara sahabat, yang telah membantu menyuarakan Taiwan dalam rapat debat umum tersebut. Namun setelah diteliti lebih lanjut, selain Vatikan yang berstatus sebagai anggota pengamat, terdapat 5 negara sahabat yang tidak terdengar membantu menyuarakan Republik Tiongkok dalam ajang tersebut. Ke lima negara tersebut antara lain Dominika, El Savador, Hongduras, Guatemala dan Panama.

   Juru Bicara Kemenlu, Gao An menjelaskan bahwa hubungan antara negara sahabat sangat baik dan akrab, termasuk saling melakukan kunjungan silahturahmi antar pemimpin negara, serta pelaksanaan program kerjasama yang cukup banyak. Tahun ini jumlah negara sahabat yang memiliki kesempatan untuk memberikan suaranya sama banyaknya dengan tahun sebelumnya. Sementara untuk negara sahabat yang tidak memberikan pendapatnya, juga telah membantu menyuarakan Taiwan dalam ajang internasional yang berbeda.

   Gao An menyebutkan bahwa ada sebagian pejabat pemerintah yang baru saja duduk di kursi kepemimpinannya, sehingga dalam ajang rapat debat umum tentu akan lebih memfokuskan kepada masalah dalam negeri sendiri dan juga pandangannya terhadap perkembangan kawasan. Namun negara-negara tersebut juga telah membantu menyuarakan Taiwan dalam berbagai ajang internasional lainnya, sehingga tidak akan mempengaruhi jalinan hubungan diplomasi yang telah ada.

   Untuk ke depannya, pemerintah juga akan berusaha bergabung dalam berbagai kegiatan dunia, membuka ruang hubungan internasional yang baru dengan cara yang lebih realistis dan rasional, dengan tetap berasaskan kepada pertahanan harkat dan martabat negara dan memajukan kesejahteraan masyarakat luas.

Komentar

Terbarumore