(Taiwan, ROC)- Massa Hongkong mengelar demo di distrik central telah berjalan selama 4 hari, semakin hari semakin bertambah warga Hongkong yang ikut dalam aksi demo untuk memperjuangkan hak mereka dalam memilih pemimpin eksekutif Hongkong. Menteri kebudayaan Lung Ying-tai pada hari ini(1) mengemukakan, harapan Hongkong yang meminta agar setiap orang memiliki satu hak pilih, permintaan demikian bagi masyarakat Taiwan, seperti makanan sehari-hari, hal yang lumrah, karena merupakan hak dasar bagi masyarakat Taiwan. Lung Ying-tai juga menegaskan, tuntutan warga Hongkong begitu rendah hati, Ia memberikan dukungan sepenuhnya.
Mengenai perlakuan dari pemerintah Hongkong terhadap warganya yang mengelar aksi demo, Lung Ying-tai beranggapan semestinya juga menghormati aturan negara lain, sehingga masyarakat asing tidak dapat memberikan penilaian benar atau salah.
Lung Ying-tai mengatakan: “ mengenai aksi demo menduduki distrik central atau apapun caranya, saya merasa bagi orang asing tidak dapat memberikan penilaian benar atau salah, seharusnya warga terkait yang memahami sejarah secara keseluruhan dan kekuasaan yang relevan baru dapat memberikan penilaian, perlu untuk menghormati aturan negara lain, saya tidak ada komentar apapun.
Lung Ying-tai menegaskan, aksi demo warga Hongkong menduduki distrik central bukanlah masalah sepele, Ia mengharapkan agar instansi terkait di Beijing dapat menangani masalah ini secara bijaksana dan menunjukkan kekuatan yang beradab untuk menghadapi tuntutan warga Hongkong.