History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma : Masuk TPP Perlu Dukungan AS dan Daratan Tiongkok Tidak Menentang

  • 27 September, 2014
  • Editor
Presiden Ma : Masuk TPP  Perlu Dukungan AS dan Daratan Tiongkok Tidak Menentang
Presiden Ma Ying Jeou Bersama Rombongan Asosiasi Tionghua Perantau Thailand

   Presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou ketika menemui kunjungan rombongan “Asosiasi Perantauan Tionghua Thailand” menyampaikan, untuk mempromosikan perdagangan multilateral, Taiwan berharap dapat berpartisipasi dalam Kemitraan Trans-Pacific (Trans-Pacific Partnership/TPP), Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), keikutsertaan dalam TPP perlu mendapat dukungan dari Amerika Serikat bersamaan itu Daratan Tiongkok tidak menentang, dengan demikian baru ada kesempatan.

   Pres Ma menegaskan, nilai perdagangan bilateral Taiwan dan Thailand tahun lalu mencapai USD10 milyar, Taiwan merupakan sumber investasi terbesar ke 3 bagi Thailand, sementara Thailand merupakan mitra dagang terbesar ke 14 bagi Taiwan, hubungan bilateral sangat akrab.

   Kepala negara juga mengungkit, selama 6 tahun ini, sejak ia menjabat sebagai presiden Republik Tiongkok hubungan dengan Daratan Tiongkok mengalami perbaikan besar, telah menandatangani 21 perjanjian. Setelah penandatanganan perjanjian Kerangka Kerjasama Ekonomi Antar Selat Taiwan (ECFA), Taiwan juga berturut-turut menandatangani perjanjian kerjasama perdagangan dengan Selandia Baru dan Singapura, selain perdagangan bilateral, diharapkan juga dapat mempromosikan perdagangan multilateral seperti TPP dan RCEP.

   Pemimpin negara menyampaikan, nilai perdagangan negara anggota TPP dengan Taiwan mencapai USD200 milyar, atau mencakup 34% dari keseluruhannya, sedangkan nilai perdagangan RCEP sebesar USD325 milyar atau 57%, di masa mendatang berharap dapat lebih banyak kesempatan berpartisipasi dalam negosiasi multilateral, namun masih banyak kesulitan yang harus dihadapi, karena tidak ada satu negarapun yang memiliki hubungan diplomatik dengan Republik Tiongkok, sehingga hanya mengandalkan hubungan ekonomi dan perdagangan.

   Presiden Ma Ying-jeou mengemukakan, untuk TPP, baru ada kesempatan apabila Amerika bisa memberikan dukungan dan Daratan Tiongkok tidak menentang, beliau mengatakan, negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan ROC sangat banyak, tetapi mereka yang bersedia menjalin hubungan bisnis dengan Taiwan sangat banyak, ini membuktikan kalau Taiwan memiliki persyaratan yang lumayan. Kepala negara menyampaikan, Daratan Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar Taiwan, meskipun proporsi perdagangan dengan Daratan Tiongkok berkurang, tetapi nilai perdagangannya bertambah, penyebab utamanya adalah adanya diversifikasi lokasi ekspor, proporsi perdagangan dengan Asia Tenggara dari 15% naik hinggal 19%, beliau beranggapan ini merupakan arah yang tepat

Komentar

Terbarumore