History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Radio Jerman Deutsche Welle : Memperbaiki Kesalahan Laporannya

  • 26 September, 2014
  • Editor
Radio Jerman Deutsche Welle : Memperbaiki Kesalahan Laporannya

   Situs berbahasa Mandarin Deutsche Welle, dalam laporan yang mengutip Kantor Berita Jerman (DPA) mengunakan sebuetan Presiden Ma Ying-jeou “bersedia belajar dari pengalaman hubungan kedua belah pihak Jerman yang akhirnya dapat bersatu”, setelah pihak Taiwan menyampaikan untuk mengubahnya, Deutsche Welle dalam situsnya merubahnya menjadi “Dalam laporan paling awal “Beliau bersedia belajar dari pengalaman penyelesaian hubungan kedua belah pihak Jerman”; kepala divisi bahasa Mandarin Deutsche Welle, Philipp Bilsky tanggal 25 menyampaikan, dalam situs laporan yang telah direvisi, pada akhir laporan juga menambahkan informasi perbaikan laporan.

   Juru bicara kantor kepresidenan, Ma Wei-guo hari ini tanggal 26 menegaskan, Presiden Ma Ying-jeou pada tanggal 22 menerima kunjungan utusan koresponden Asia media Eropa dan tidak melakukan wawancara khusus, saat itu juga tidak ada wartawan situs Mandarin Deutch Welle

   Ma Wei-guo mengatakan : saat itu tidak ada wartawan dari situs Mandarin Deutsche Welle, maka laporan yang mengemukakan Presiden Ma Ying-jeou menegaskan perkataan terkait realisir pengalaman akhirnya bersatu, apa yang dilakukan sama sekali tidak konsisten dengan fakta yang ada, kantor kepresidenan menyatakan penyesalannya tetapi juga serius untuk menjernihkan hal ini.

   Ma Wei-guo menegaskan, Presiden mengungkit dan mempertimbangkan penyelesaian hubungan Jerman Barat dan Timur, dengan menekankan kedua belah selat dapat mempertimbangkan pengalaman yang relevan dengan memisahkan antara hak kedaulatan dan politik dari “satu Jerman, dua negara”. Tetapi makna dari Kepala negara sangat jelas, karena hubungan antar selat Taiwan dan hubungan dua Jerman sama sekali berbeda, hanya digunakan sebagai referensi, dan pengalaman Jermat tidak dapat dijiplak langsung pada pengalaman antar selat Taiwan.

Komentar

Terbarumore