(Taiwan, ROC) – Institut Penelitian Ekonomi Taiwan (TIER) hari Kamis tanggal 25 September mengumumkan jajak pendapat tendensi iklim ekonomi bulan Agustus, meskipun penampilan kinerja kebutuhan, produk dan perdagangan domestik Taiwan tetap bertahan baik, tetapi dipengaruhi dengan melambannya langkah pemulihan perekonomian Zona Euro, hingga masalah politik Timur Tengah, siklus penyesuaian ekonomi Daratan Tiongkok, peningkatan tarif konsumen Jepang dan berbagai unsur yang membuat keoptimisan ekonomi global menjadi lesu, hal ini juga mempengaruhi pandangan pengusaha dalam negeri terhadap iklim ekonomi.
Survei pada bagian industri, 19,7% industriawan yang beranggapan iklim ekonomi bulan Agustus lebih “baik”, 30,9% beranggapan lebih baik dari bulan Juli, angka ini menunjukkan penurunan sebesar 11,2 poin, salah satu penyebabnya adalah pandangan yang lebih pesimis dari pengusaha industri perangkat mesin, sementara pada iklim bidang usaha sebesar 102,61 poin berkurang 1,83 poin dibandingkan bulan Juli. Pada jajak pendapat bidang pelayanan jasa, untuk sekuritas dan pariwisata serta kuliner lebih tinggi yaitu 100.83 poin, atau lebih rendah 3,32 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Ketua pusat perkiraan iklim ekonomi, TIER, Sun Ming-der beranggapan, seharusnyan penurunan indeks bulan Agustus adalah fenomena jangka pendek, bulan September produk baru yang dikeluarkan perusahaan Apple seharusnya dapat mengerakkan iklim ekonomi bulan berikutnya.
Sun Ming-der mengatakan, ”Saya rasa fluktuasi jangka pendek itu tidak bisa dihindari, karena pengaruh ekonomi global yang begitu labil, indeks angka domestik juga sedikit menurun, saya rasa tidak perlu terlalu khawatir, bulan Agustus perusahaan Apple masih belum mengeluarkan produk baru. Saat bulan September diumumkan, telah mengerakkan roda produsen terkait dalam negeri dan penjualan. Jadi ini mungkin hanya fenomena jangka pendek, namun tentu saja masih harus mengamati situasi internasional.”
Adapun untuk industri konstruksi, properti, masih melanjutkan trend dua bulan sebelumnya, memperlihatkan perkembangan yang kuat dan lemah yang jelas, artinya pada industri konstruksi, perluasan proyek-proyek berskala besar meningkat sedangkan, sementara pada industri properti, dipengaruhi kebijakan pemerintah sehingga mengalami penyusuta, untuk paruh tahun ke bawah harga rumah pada pasar perumahan akan menyusut, dan pengukuran iklim akhir industri konstruksi secara keseluruhan sebesar 96,47 poin lebih tinggi 6,76 poin dibandingkan bulan sebelumnya, memperlihatkan kenaikan selama 3 bulan berturut-turut.