(Taiwan - ROC) Gerakan anti perjanjian perdagangan jasa memunculkan masalah generasi Taiwan, dan untuk memahami perubahan sosial yang ada, sebelum akhir tahun depan Dewan Pengembangan Nasional (NDC) akan mempersiapkan “Indeks Pengembanganan Sosial Generasi Muda”. NDC menyampaikan, masalah tingginya tingkat pengangguran kaum muda Taiwan, pendidikan tinggi dan masalah lainnya, berharap melalui indikator terkait sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan pemerintah.
Kepala Divisi Sosial NDC, Li Wu-yi menyampaikan, sosial dan ekonomi merupakan dua inti dalam kehidupan, setelah dibentuknya NDC, ketua NDC, Guan Cu-min telah mencanangkan “revitalisasi ekonomi” yang perlu menguasai perubahan dinamika sosial, diharapkan konstruktif mekanisme “Indeks Pengembangan Sosial”, secara periodik akan mengumumkan indeks pengembangan sosial sebagai bahan pertimbangan perencanaan, design dan pengambilan kebijakan pemerintah.
Terhadap indikator pengembangan sosial, untuk saat ini memasukan berbagai negara seperti Hongkong dengan “indeks pengembangan sosial Hongkong”, PBB dengan “indeks pengembangan manusia” dan Amerika Serikat.
Li Wu-yi menyampaikan, karena sebelumnya Dewan Penguji sudah ada berbagai indikator seperti indikator bidang kebijakan, kesejahteraan sosial, hukum dan kejahatan, pendidikan, kesehatan, keamanan public, kependudukan, pekerjaan, distribusi pendapatan, lingkungan dan sosial serta lainnya ada sekitar 50 hingga 100 indikator terkait. NDC menegaskan, diperkirakan dalam waktu satu tahun akan menentukan indeks terkait, dan sebelum akhir tahun depan sudah dapat dicanangkan.