History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Biro Imigrasi Tandatangani Perjanjian Dengan AS Untuk Mendapatkan Daftar Teroris

  • 18 September, 2014
  • Editor
Biro Imigrasi Tandatangani Perjanjian Dengan AS Untuk Mendapatkan Daftar Teroris
Pemeriksaan di Bandara

   (Taiwan, ROC) – Seorang berkewarganegaraan Arab yang tiba di bandara udara XiaoGang, Kaohsiung dengan penerbangan dari Daratan Tiongkok, begitu diketahui bahwa orang tersebut adalah seorang teroris, maka langsung dicekal dan dipulangkan. Biro imigrasi, kementerian dalam negeri, hari ini tanggal 18 September menyampaikan, telah menandatangani perjanjian dengan Amerika Serikat untuk bisa mendapatkan informasi daftar nama teroris.

   Menurut laporan media, seorang pria berkewarganegaraan Emirat Arab, menumpang pesawat dari Shanghai, Daratan Tiongkok, pada tanggal 17, dan ketika tiba di Bandara Internasional XiaoGang, Kaohsiung langsung dicekal pihak imigrasi karena didapati orang tersebut telah terdaftar dalam daftar nama teroris internasional, dan segara dideportasi ke negara asalnya, Dubai. Hari ini pihak keimigrasian secara resmi memberikan laporannya.

   Biro Imigrasi menyampaikan, sejak tanggal 17 Agustus 2011, pihaknya telah menandatangani perjanjian “Pertukaran Informasi Teroris” dengan Amerika Serikat, sehingga bisa saling menukar daftar nama teroris dan memperkenankan pihak Taiwan mengunkan sistem RQI (Remote Query International) untuk melacak data base teroris Amerika Serikat, yang mana sistem ini juga merupakan sistem data base yang paling akurat dari tiap-tiap negara.

   Biro Imigrasi secara lebih rinci membeberkan, setelah bertahun-tahun, sekaran ini  daftar nama yang dimiliki oleh sistem informasi keamanan nasional ada sekitar 6000. Sejak ditandatanganinya perjanjian hingga sekarang, sudah 3 kali pihaknya memberikan daftar nama teroris pada AIT (America Institute in Taipei) untuk disampaikan pada TSC atau Terrorist Screening Center.

   Biro Imigrasi menyampaikan, pemeriksaan tersangka sebagai teroris masuk Taiwan dengan memastikan nama bersangkutan pada daftar nama teroris di sistem RQI Amerika, pemeriksaan ini juga dilakukan untuk penumpang yang keluar atau masuk serta penumpang yang transit, yang akan dilakukan pemeriksaan informasi penumpang melalui sistem ini.

Komentar

Terbarumore