Serangkaian acara lektur dan kegiatan lain dimulai di Taipei pada hari Senin dan dijadwalkan diselenggarakan sepanjang seminggu untuk merayakan pertama kali digelarnya Hadiah Tang, suatu hadiah akademik internasional yang didirikan oleh pengusaha Taiwan Samuel Yin pada 2012 dengan tujuan melengkapi Hadiah Nobel.
Puncak acara adalah disampaikannya pidato oleh lima pemenang Hadiah Tang tentang riwayat hidup masing-masing pada 19 September di Pusat Konvensi Internasional Taipei (TICC), dan juga di beberapa lokasi lain di berbagai pelosok Taiwan, demikian menurut Yayasan Hadiah Tang.
Kelima pemenang tersebut adalah Gro Harlem Brundtland, mantan Perdana Menteri Norwegia yang memenangkan kategori perkembangan berkesinambungan; James P. Allison dari Amerika Serikat dan Tasuku Honjo dari Jepang, yang sama-sama memenangkan kategori sains biofarmasi; sejarawan Amerika Tiongkok Yu Ying-shih yang memenangkan kategori sinologi; dan Albie Sachs, mantan hakim di Pengadilan Konstitusional Afrika Selatan yang memenangkan kategori hukum.
Brundtland dijadwalkan menyampaikan pidato di Universitas Sun Yat-sen Nasional di Kaohsiung 17 September; Yu akan mengikuti suatu forum yang disponsori Academia Sinica 20 September; Sachs akan memberikan suatu lektur di Universitas Chung Hsing Nasional di Taichung 20 September; dan Allison serta Honjo akan menyampaikan pidato di Universitas Cheng Kung Nasional di Tainan 21 September.
Acara Pekan Hadiah Tang 15-21 September ini juga akan memfitur suatu acara resepsi pada Senin, sebuah konser oleh Taiwan Pholharmonic pada Selasa, dan dua pameran yang sudah mulai digelar awal September dan dijadwalkan berlangsung hingga 28 September.
Salah satu darinya akan memamerkan riwayat hidup dan karya-karya para pemenang Hadiah Tang, dan juga kreasi yang mengikuti Kompetisi Desain Medali dan Diploma Hadiah Tang.
Pameran lainnya akan memfitur lukisan dan kaligrafi Musim Istana Nasional dari era Dinasti Song dan Tang, nama yang diambil sebagai sebutan hadiah ini.