(Taiwan, ROC) - Rapat ke-6 Legislatif Ke-8 dibuka hari ini (12) mengundang Perdana Menteri Jiang Yi-huah untuk menyampaikan laporan dan interplasi. Beberapa waktu ini Taiwan digelimuti masalah pangan nasional sehingga terdengar seruan negatif dan menganjurkan PM untuk menyampaikan maaf kepada seluruh rakyat sehingga ia tidak berkesempatan untuk menyampaikan laporan kerjanya.
Tadi siang saat menunggu di ruang istirahat, PM merasa menyesal karena tidak bisa menyampaikan laporan namun ia menegaskan, saat ini rakyat sangat perhatian dengan antisipasi pemerintah soal keamanan pangan, oleh karena itu kepada segelintir oknum yang ingin mengambil keuntungan besar lalu mengorbankan kesehatan nasional serta merusak nama baik kuliner Taiwan, ia merasa sangat kesal namun, disaat yang bersamaan berkaitan dengan 3 insiden besar keamanan pangan yang terjadi dalam 2 tahun dimana telah mengkhawatirkan rakyat dan menimbulkan ketidakpuasan kepada kerja pemerintah, ia menyampaikan maaf kepada seluruh rakyat.
PM Jiang menyampaikan : Disini saya mewakili pemerintah menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh rakyat. Semoga insiden pangan seperti ini dapat direnungi oleh setiap kalangan pemerintah dan instansi terkait, harus mengambil tekad yang bulat mengelola kerja keamanan pangan, tidak perduli seberapa besar pengorbanan dan waktu yang dibutuhkan.
Dalam laporan tertulis PM juga disebut, bertekad bulat untuk menentukan norma keamanan pangan, ia telah memerintahkan untuk memberikan hukuman yang paling berat kepada pengusaha minyak hewani yang bermasalah, Yuan Eksekutif akan membentuk tim khusus untuk menyelesaikan kasus ini.
Karena PM Jiang telah menyampaikan permintaan maaf dan Ketua Yuan Legislatif Wang Jing-pyng (王金平) memimpin rapat negosiasi, tercapai kesepakatan antar partai politik, sore ini PM Jiang menyampaikan laporan kerja dan menyampaikan permintaan maaf ketika menyinggung soal masalah pangan.