Hari Polisi yang jatuh pada 15 Juni akan segera tiba. Ditjen Kepolisian Nasional pada hari ini (12/6) menggelar “Upacara Peringatan Hari Polisi 2025”, yang secara langsung dihadiri oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Lai menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel kepolisian yang siang dan malam selalu menjaga keselamatan masyarakat. Dirinya juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong pemanfaatan teknologi intelijen dan kecerdasan buatan (AI), agar kepolisian dapat menjalankan tugas dengan lebih aman dan efisien.
Ditjen Kepolisian Nasional (NPA), Kementerian Dalam Negeri (MOI) Taiwan pada hari ini (12/6) menggelar “Upacara Peringatan Hari Polisi 2025”. Presiden Lai Ching-te (賴清德) dilaporkan turut hadir secara langsung guna memberikan apresiasi dan menyerahkan penghargaan kepada “61 Polisi Teladan Nasional”. Sebelum upacara dimulai, Presiden Lai juga meninjau hasil kerja kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya dalam pemberantasan penipuan, narkoba, serta senjata ilegal. Dirinya turut memberikan penghargaan kepada staf yang berjasa dalam pengungkapan kasus-kasus besar baru-baru ini.
Presiden Lai dalam sambutannya menyampaikan apresiasi jika para rekan kepolisian, tanpa memedulikan cuaca maupun waktu selalu hadir di tempat di mana masyarakat paling membutuhkan kehadiran mereka. Ini merupakan bukti nyata peran polisi sebagai “pelindung rakyat”, yang patut mendapat rasa terima kasih yang mendalam dari seluruh warga. Pada tahun ini, sebanyak 28 orang dianugerahi gelar Polisi Teladan, dan 10 orang menerima Medali Kepolisian atas prestasi luar biasa. Presiden Lai mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan, dan menekankan bahwa kehormatan ini tidaklah diraih dengan mudah.
Presiden Lai Ching-te mengatakan, “ Di masa mendatang, pemerintah akan berlanjut mengupayakan melalui berbagai langkah kebijakan, memberikan dukungan terbesar bagi para polisi, juga menggunakan lebih banyak sumber untuk menambah tenaga, penyelidikan ilmiah, memodernisasi perlengkapan, agar polisi aman saat bertugas, menjalankan misi tugas dengan efisien.”
Presiden Lai menunjukkan, pemerintah dalam beberapa tahun terakhir ini telah secara bertahap meningkatkan kesejahteraan para staf kepolisian, termasuk menaikkan gaji, menambah tunjangan dinas, serta memperbesar santunan bagi mereka yang gugur atau terluka dalam bertugas. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan dan perhatian yang lebih besar bagi para personel kepolisian dan keluarga mereka.
Presiden Lai juga menekankan dua hal penting yang menjadi harapan bagi seluruh jajaran kepolisian. Pertama, dalam memerangi kejahatan seperti geng kriminal, narkoba, senjata api ilegal, dan penipuan, aparat berwenang diharapkan mengerahkan lebih banyak sumber daya untuk memberantas kejahatan dari akarnya. Kedua, penting untuk selalu mengutamakan keselamatan saat bertugas, serta terus meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kepolisian demi menyelesaikan tugas secara aman dan tuntas.
Terakhir, Presiden Lai menyoroti bahwa di tengah gelombang era baru AI, NPA ke depannya juga akan mendorong transformasi digital, mengintegrasikan teknologi AI ke dalam sistem kerja. Tujuannya adalah menciptakan tata kelola keamanan dan lalu lintas yang mengedepankan penegakan hukum berbasi teknologi serta keselamatan yang berpusat pada manusia. Pemerintah dan institusi kepolisian akan terus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram bagi seluruh masyarakat.