History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Skandal Korupsi Kasus Rokok Selundupan, Ditjen Keamanan Laut dan Pantai: 1 Dipecat, 2 Lainnya Dinonaktifkan

  • 10 June, 2025
  • 鄭蕙玲
Skandal Korupsi Kasus Rokok Selundupan, Ditjen Keamanan Laut dan Pantai: 1 Dipecat, 2 Lainnya Dinonaktifkan
Skandal Korupsi Kasus Rokok Selundupan, Ditjen Keamanan Laut dan Pantai: 1 Dipecat, 2 Lainnya Dinonaktifkan (foto: Ditjen Keamanan Laut dan Pantai)

(Taiwan, ROC) Media memberitakan oknum Ditjen Keamanan Laut dan Pantai yang terlibat dalam skandal korupsi, mendapati sejumlah petugas bersekongkol dengan kelompok penyelundup rokok ilegal dan menggelapkan dana senilai milyaran dolar Taiwan. Menanggapi hal ini, Ditjen Keamanan Laut dan Pantai pada hari Selasa ini (10/6) menyampaikan, penyidik bermarga Lin yang terlibat telah nonaktifkan dan dicabut jabatannya, sedangkan 2 petugas lainnya dimasukkan ke dalam daftar evaluasi untuk pemberhentian, serta proses investigasi internal diaktifkan.

Menurut laporan Mirror Weekly, sistem bonus besar dari Kementerian Keuangan Taiwan yang dimaksudkan untuk mendorong pemberantasan rokok ilegal justru dijadikan "mesin ATM" oleh oknum pegawai negeri yang bersekongkol dengan kelompok penyelundup. Pada Maret tahun ini, kejaksaan dan Ditjen Anti Korupsi (AAC) menyelidiki kasus rokok ilegal di Changhua, dan tanpa sengaja mengungkap bahwa penyidik dari Ditjen Keamanan Laut dan Pantai serta beberapa polisi lokal telah lama bekerja sama dengan kelompok penyelundup, memanfaatkan warga tunawisma dan kelompok ekonomi lemah untuk dijadikan sebagai "boneka" dalam penyitaan dokumen, dan menipu bonus hasil penindakan rokok ilegal senilai milyaran dolar Taiwan.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa para pegawai negeri yang terlibat memanfaatkan celah dalam peraturan pengelolaan rokok dan minuman keras, sehingga denda milyaran dolar dari hasil penyitaan menjadi tak tertagih. Penindakan terhadap rokok ilegal pun berubah menjadi ajang pengurasan kas negara.

Menanggapi hal ini, Divisi Penyelidikan Ditjen Keamanan Laut dan Pantai mengatakan bahwa terkait penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan Changhua terhadap dugaan penipuan bonus oleh tim penyidik unit Taichung dalam kasus rokok selundupan, penyidik bermarga Lin yang telah ditahan dan langsung dinonaktifkan dari jabatannya. Masa penahanannya akan berakhir pada 11 Juni setelah tiga bulan, dan ia akan diberhentikan secara resmi sesuai hukum. Sedangkan 2 penyidik lainnya yang bermarga Liu dan Wang yang telah dibebaskan dengan jaminan, untuk posisi keduanya dimasukkan dalam daftar evaluasi kinerja untuk diberhentikan.

Ditjen Keamanan Laut dan Pantai menyatakan bahwa tim investigasi telah segera memulai proses pemeriksaan internal secara menyeluruh, memperketat pendidikan hukum dan kedisiplinan, memperbaiki langkah-langkah pencegahan korupsi, serta bekerja sama penuh dengan kejaksaan untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Komentar

Terbarumore