(Taiwan, ROC) – Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada hari ini (6/6) menghadiri upacara wisuda gabungan Universitas Kepolisian Sentral (CPU). Presiden Lai dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa CPU merupakan tempat penting bagi negara dalam mencetak kader-kader kepolisian. Dirinya kembali menghadiri upacara wisuda ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan kepolisian dan sebagai wujud perhatiannya terhadap tugas-tugas kepolisian.
Presiden Lai juga memberikan pesan kepada para lulusan bahwa hal terpenting dalam menjalankan tugas di kemudian hari adalah menjaga keselamatan diri. Dirinya menunjukkan, ini bukan berarti mendorong mereka untuk menghindari tanggung jawab atau takut dalam menghadapi tantangan, melainkan menekankan akan pentingnya dalam menjalani pelatihan yang matang, memperhatikan setiap detail saat bertugas, serta mengikuti prosedur operasional standar agar dapat melindungi diri sekaligus menyelesaikan tugas dengan baik.
Presiden Lai turut mengingatkan para lulusan untuk menjaga keharmonisan keluarga. Apa pun posisi yang akan dijalani nanti, nilai bakti kepada orang tua dan perhatian terhadap keluarga harus selalu diutamakan.
Terakhir, Presiden Lai menyemangati para lulusan dengan mengangkat moto CPU, yakni “Kejujuran” (誠). Dirinya mengatakan bahwa selama bertahun-tahun menjalani pekerjaan di bidang pelayanan publik dan politik, ia memahami bahwa “kejujuran” memiliki tiga tingkatan. Yang pertama adalah kejujuran terhadap diri sendiri dan orang lain, tidak membohongi diri, dan tidak menipu orang lain. Saat menghadapi tantangan, seseorang harus menyadari kekurangan diri, memperkuat kemampuan, atau meminta bantuan jika diperlukan, inilah yang dimaksud dengan tidak membohongi diri. Lebih dari itu, jangan pernah menutup-nutupi kasus ataupun menipu masyarakat.
Presiden Lai melanjutkan bahwa tingkatan kedua dari “Kejujuran” (誠) adalah melayani masyarakat dengan tulus dan sepenuh hati, sehingga dapat menjadi pelindung dan pengayom yang diandalkan rakyat. Sementara tingkatan ketiga adalah “Nyata”, yakni benar-benar menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dan menuntaskan setiap misi yang diberikan.
Presiden Lai menunjukkan, seiring kemajuan masyarakat, metode kejahatan pun semakin canggih. Karena itu, dirinya berharap para lulusan CPU dapat terus belajar hal-hal baru, menerapkan pendekatan ilmiah dalam penyelidikan, dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas.
Di akhir sambutannya, Presiden Lai mengucapkan selamat kepada para lulusan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan mereka dan akan segera memasuki dunia kerja. Ia juga mendorong mereka untuk tidak melupakan niat awal saat memilih jalan ini, serta tetap mengingat didikan para guru dan dosen.