(Taiwan, ROC)--Banyak Penduduk Imigran Baru yang ingin melanjutkan pendidikan di Taiwan untuk mengejar karier yang lebih baik. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan (MOE) Taiwan menyediakan berbagai jalur belajar bagi Penduduk Imigran Baru, termasuk kelas pendidikan dasar bagi orang dewasa, sekolah malam, serta Universitas Terbuka Nasional (NOU). Di antara semuanya, Penduduk Imigran Baru sangat menggemari NOU karena tidak memerlukan ujian masuk, menggunakan sistem Satuan Kredit Semester (SKS), biayanya terjangkau, dan tidak ada batas waktu studi. Berdasarkan data dari pihak universitas, pada semester ini saja saja, sudah tercatat sekitar 400–500 Penduduk Imigran Baru yang sedang menempuh pendidikan di sana.
Sebelum memasuki jenjang pendidikan tinggi, Penduduk Imigran Baru dapat memilih mengikuti “kelas pendidikan dasar bagi orang dewasa” atau “sekolah malam” sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing. Biaya sekolah dan administrasi umumnya gratis, ditanggung penuh oleh pemerintah. Untuk jenjang pendidikan tinggi, selain bisa mendaftar ke NOU, Penduduk Imigran Baru yang telah memperoleh kewarganegaraan Taiwan juga bisa mendaftar ke universitas sesuai ketentuan “Peraturan Penerimaan Universitas bagi Penduduk Imigran Baru”.
Kepala Divisi Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Sepanjang Hayat, Tsai Chung-wu (蔡忠武), menjelaskan bahwa “kelas pendidikan bagi orang dewasa” bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca-tulis dan berhitung bagi warga/ pasangan asing yang tidak sempat mengenyam pendidikan. Untuk membuka kelas ini, MOE memberikan subsidi kepada pemerintah daerah. Tahun ini, subsidi diberikan ke 22 kota/kabupaten untuk membuka total 406 kelas, di mana 267 di antaranya khusus untuk Penduduk Imigran Baru—menjadikannya jumlah terbanyak.
Tsai Chung-wu menyebutkan, “sekolah malam” memiliki kurikulum yang lebih lengkap dan mengacu pada kurikulum wajib nasional. Apa yang diajarkan di Sekolah Dasar reguler juga diajarkan di sekolah malam tingkat SD. Beberapa sekolah bahkan menggunakan buku cetak resmi. Semua warga negara dan calon warga negara berusia 15 tahun ke atas, termasuk pasangan asing yang memiliki izin tinggal sah (ARC) melalui pernikahan juga dapat mendaftar.
Bagi Penduduk Imigran atau pekerja migran yang ingin meraih mimpi kuliah di Taiwan, Tsai Chung-wu merekomendasikan NOU. Kampus ini tidak memerlukan tes masuk dan menggunakan sistem SKS. Mahasiswa yang menyelesaikan 128 SKS dan memenuhi persyaratan terkait akan dianugerahi gelar sarjana, sedangkan lulusan jenjang diploma (D3) yang menyelesaikan 80 SKS akan mendapatkan gelar associate (setara diploma).
Tsai Chung-wu menambahkan, biaya di NOU sangat terjangkau. Biaya pendaftaran per semester hanya NT$300 dan biaya per SKS adalah NT$940. Ini menjadikannya universitas negeri paling murah di Taiwan. Tsai juga mengingatkan bahwa pendaftaran dibuka setiap Sabtu dan Minggu kedua di bulan Juli dan Desember. Saat mendaftar, Penduduk Imigran Baru harus membawa ARC yang masa berlakunya melampaui tanggal berakhirnya semester.