History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Lai Sambut Presiden Guatemala Bernardo Arévalo dengan Upacara Militer, Harapkan Penguatan Pertukaran Pemuda dan Pengembangan Talenta

  • 05 June, 2025
  • 鄭蕙玲
Presiden Lai Sambut Presiden Guatemala Bernardo Arévalo dengan Upacara Militer, Harapkan Penguatan Pertukaran Pemuda dan Pengembangan Talenta
Presiden Lai Ching-te didampingi Wapres Hsiao Bii-khim bertemu dengan Presiden Guatemala, Bernardo Arévalo (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) -- Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada hari ini (5/6) menyambut kunjungan Presiden Guatemala, Bernardo Arévalo, dan rombongannya dengan upacara militer kenegaraan. Presiden Lai dalam kata sambutannya menyatakan bahwa kedua negara akan terus mendorong program-program yang sejalan dengan tren global, berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan saling membantu. Dirinya juga menegaskan komitmen Taiwan untuk secara aktif mengembangkan talenta dan mendorong kemakmuran bersama.

Sementara itu, Presiden Bernardo Arévalo kembali menegaskan dukungan teguh Guatemala terhadap Taiwan dan menyampaikan harapannya agar kunjungan ini dapat membuka arah baru dalam kerja sama bilateral, menciptakan babak baru dalam hubungan Taiwan-Guatemala.

Presiden Guatemala, Bernardo Arévalo melakukan kunjungan kenegaraan ke Taiwan pada 4-8 Juni atas undangan pemerintah Taiwan. Ini merupakan kunjungan resmi pertamanya ke Taiwan sejak menjabat pada Januari tahun lalu. Presiden Lai Ching-te (賴清德) menyambut kedatangan Arévalo dengan upacara militer pada pagi hari. Namun karena hujan, prosesi penyambutan pun dialihkan ke aula utama Gedung Kantor Kepresidenan.

Setelah dentuman meriam kehormatan dan lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan, Presiden Lai menyampaikan pidato sambutan. Dirinya mewakili pemerintah dan seluruh rakyat Taiwan menyampaikan sambutan hangat kepada Presiden Bernardo Arévalo, sebagai simbol persahabatan yang erat antara kedua negara.

Presiden Lai menegaskan bahwa Taiwan dan Guatemala selalu saling mendukung, dan dalam beberapa tahun terakhir kerja sama bilateral semakin erat dan beragam. Kolaborasi di bidang kesehatan, pendidikan dan budaya, teknologi, hingga perdagangan telah membuahkan hasil yang sangat positif. Dirinya juga menyebutkan bahwa tahun lalu kedua negara merayakan 90 tahun hubungan diplomatik. Lai berharap, di atas fondasi yang sudah ada ini, kedua negara dapat terus memperkuat kerja sama, terutama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia.

Presiden Lai Ching-te mengatakan, “Di masa mendatang, Taiwan-Guatemala akan terus mempromosikan program-program yang sejajar dengan tren internasional yang saling menguntungkan, kami akan terus memperkuat kerja sama pertukaran pemuda dan program  easiswa, secara aktif membina bakat-bakat di bidang teknologi tinggi dan industri informasi dan komunikasi, serta mempromosikan kemakmuran dan pembangunan kedua negara.”

Presiden Lai menyampaikan bahwa meskipun Taiwan dan Guatemala terpisah jauh secara geografis, tetapi nilai dan semangat rakyat kedua negara sangat selaras. Dirinya yakin, dengan dukungan Presiden Bernardo Arévalo, hubungan bilateral akan semakin erat dan beragam.

Sementara itu, Presiden Bernardo Arévalo dalam pidatonya menyampaikan bahwa kunjungan kenegaraan kali ini bertepatan dengan perayaan 90 tahun hubungan diplomatik kedua negara, yang melambangkan saling menghormati dan kokohnya persahabatan antara Taiwan dan Guatemala.

Presiden Bernardo Arévalo menyampaikan bahwa hubungan Taiwan dan Guatemala telah mengalami kemajuan penting dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara telah bersama-sama mendorong kerja sama di bidang utama yang mendukung pembangunan ekonomi dan sosial, seperti kesehatan masyarakat, pendidikan, pertanian, teknologi, dan infrastruktur. Dirinya juga menekankan bahwa rakyat kedua negara telah membangun persahabatan dan hubungan kerja sama yang tulus di berbagai bidang.

Bernardo Arévalo menyampaikan apresiasi atas bantuan rakyat Taiwan yang telah diberikan kepada Guatemala selama 90 tahun terakhir, dan kembali menegaskan dukungan tak tergoyahkan Guatemala terhadap Republik Tiongkok (Taiwan). Dirinya menyebutkan bahwa dalam kunjungan kali ini, ia didampingi oleh Menteri Luar Negeri, Menteri Ekonomi, Sekretaris Khusus Kepresidenan, dan Kepala Biro Berita, merupakan tim kerja yang solid.

Presiden Bernardo Arévalo berharap kedua belah pihak dapat memperkuat hubungan bilateral di atas fondasi yang telah ada, menggambar arah baru kerja sama, memperluas kolaborasi ekonomi, membangun kemitraan dagang, dan mendorong investasi. Dirinya juga berharap hubungan Taiwan-Guatemala akan memasuki babak baru yang lebih dinamis.

Komentar

Terbarumore