(Taiwan, ROC) --- Setelah Festival Perahu Naga berlalu, maka Taiwan akan secara resmi memasuki musim panas. Saat musim panas, banyak buah-buahan segar akan bermunculan di pasar.
Mangga yang disukai banyak orang, tahun ini mengalami penurunan produksi yang drastis. Seorang Warganet membagikan pengalamannya, saat dalam perjalanan pulang dari Fangshan ke Kaohsiung, dia membeli 4 buah mangga Irwin di kios pinggir jalan dengan harga NT$498.
Ia menyampaikan bahwa satu buah mangga bahkan lebih mahal dari sebungkus nasi kotak.
Postingan Warganet bersangkutan sontak saja mendatangkan reaksi beragam dari para netizen. Menanggapi hal ini, Dinas Pertanian Kabupaten Pingtung menjelaskan bahwa akibat bencana alam, produksi mangga menurun drastis, dan harga grosir tahun ini memang naik dua kali lipat.
Warganet bersangkutan menuliskan bahwa dia membeli 4 buah mangga seharga NT$498 dalam perjalanan dari Fangshan ke Kaohsiung.
Dia bingung apakah ada kesalahan perhitungan, karena tanda harga di toko jelas tertulis 3 kati= NT$100. Namun, saat membayar mangga yang telah dipilih, penjual baru memberitahu bahwa harga tersebut hanya berlaku untuk buah jambu kualitas rendah, sedangkan mangga dihitung NT$200 per kati.
Seorang Warganet membagikan pengalamannya, saat dalam perjalanan pulang dari Fangshan ke Kaohsiung, dia membeli 4 buah mangga Irwin di kios pinggir jalan dengan harga NT$498. 圖/取自Threads/nacho380
Menanggapi postingan di atas, petani mangga menjelaskan bahwa mangga Irwin kualitas premium memang dijual dengan harga eceran rata-rata di atas NT$200 per kati. Sedangkan mangga kualitas biasa dibanderol sekitar NT$100 per kati.
Mangga yang dibeli Wargenat bersangkutan termasuk harga mangga kualitas premium.
Dinas Pertanian Kabupaten Pingtung menjelaskan, tahun lalu terkena dampak dari beberapa taifun dan musim dingin, serta cuaca yang tidak menentu menyebabkan tingkat pembuahan pohon menurun drastis. Produksi mangga hanya mencapai 20% dari tahun lalu.
Saat ini memasuki musim panen, harga grosir di bulan Mei hingga Juni telah mencapai NT$130 per kilogram, lebih mahal dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sekitar NT$60.