(Taiwan, ROC) --- Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan (MOHW) mengadakan rapat pada Senin sore kemarin (2/6), yang dipimpin oleh Menteri Chiu Tai-yuan (邱泰源), dengan mengundang lima organisasi termasuk Asosiasi Dokter Nasional Taiwan.
Rapat membahas situasi wabah penyakit pernapasan saat ini, kesiapan vaksin dan obat-obatan, langkah-langkah pencegahan bertingkat, dan pasokan tes cepat, serta menekankan pentingnya keterlibatan layanan kesehatan primer dan peningkatan insentif vaksinasi.
Dalam rapat kali ini, MOHW bersama unit terkait dan perwakilan layanan kesehatan primer melakukan diskusi mendalam tentang peningkatan tingkat vaksinasi, penguatan pasokan produk rapid test, dan pemberian obat antivirus.
Selain itu, mengenai pasokan rapid test, otoritas berwenang menyatakan kapasitas medis saat ini mencapai 45.000 unit per minggu, yang mana cukup untuk memenuhi kebutuhan medis.
Setelah liburan Festival Perahu Naga selama tiga hari, dikabarkan kalau jumlah kasus COVID-19 meningkat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan terulangnya kembali penumpukan pasien di UGD.
Wakil Ketua Taiwan Centers for Disease Control (CDC), Lo Yi-chun (羅一鈞) menjelaskan bahwa pada hari kerja pertama setelah liburan, jumlah pasien UGD memang meningkat.
Pada 1 Juni kemarin, total kunjungan UGD nasional mencapai sekitar 28.000, meningkat kurang dari 10% dibanding minggu sebelumnya karena dampak libur Festival Perahu Naga.
Namun, dari segi jumlah pasien yang menunggu tempat tidur, tidak ada peningkatan, bahkan menurun.
Lo Yi-chun menambahkan bahwa saat ini tidak ada masalah penumpukan pasien, tetapi seiring meningkatnya kasus, tetap perlu memperhatikan tenaga kerja di layanan primer.
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan triase medis yang tepat dan menghindari pemborosan sumber daya medis.