(Taiwan, ROC) - Terkait sejumlah kasus diadakannya siaran langsung atau live streaming yang menayangkan aktivitas siswa dan lingkungan sekolah dasar di Taiwan oleh penyiar online Douyin, Biro Investigasi telah menaruh curiga bahwa kasus-kasus terkait melibatkan masalah keamanan nasional dan telah meluncurkan penyelidikan dan akan lebih jauh memahami apakah ada hubungan antara kasus-kasus terkait.
Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Biro Investigasi Chen Pai-li (陳白立) saat menghadiri sidang interpelasi di Yuan Legislatif pada hari Senin, merespons kesangsian yang diajukan legislator Partai Progresif Demokratik (DPP) Wu Szu-yao (吳思瑤), yang meminta lembaga terkait untuk meluncurkan investigasi sesegera mungkin guna mencapai efek jera yang efektif.
Chen mengatakan, "Kami juga sangat prihatin dengan situasi ini. Saat ini kami sedang mengumpulkan informasi. Beberapa jaksa yang terlibat dalam investigasi kriminal telah mengajukan kasus. Yang kami khawatirkan sebenarnya adalah tingkat lain, apakah ada tingkat keamanan nasional, apakah ada situasi kejahatan sistematis oleh pasukan musuh asing."
Kasus tersebut terungkap setelah seorang anggota Dewan Kota Taipei mengajukan kekhawatiran atas siaran langsung menayangkan aktivitas siswa dan lingkungan sekolah dasar oleh penyiar online Douyin, seorang pasangan warga Taiwan yang berasal dari Daratan Tiongkok.
Setelah menerima laporan, Departemen Kepolisian Kota Taipei mengirim penyiar online terlibat yang bermarga Liu ke Kantor Kejaksaan Distrik Taipei dan Pemerintah Kota Taipei untuk penyelidikan dan penanganan atas dugaan penghalangan rahasia dan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak dan Remaja serta Perlindungan Hak, membuatnya sebagai kasus pertama di Taiwan di mana seorang warga dituntut karena mengadakan siaran langsung online.